Kamis, Juni 20, 2024
BerandaOpini AndaMengupas Pesan Dibalik "Ngerantangnya" Bupati Dr. Sanjaya

Mengupas Pesan Dibalik “Ngerantangnya” Bupati Dr. Sanjaya

Oleh: Ngurah Arthadana

Ada yang menarik sekaligus unik dan sikap yang layak diteladani dari sebuah kebiasaan Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE.,MM. Kebiasaan unik sejak ia duduk sebagai Bupati Tabanan tersebut tiada lain berbekal rantangan, khususnya saat ia ngantor di beberapa kantor desa di Tabanan.

Tentu tidak cukup hanya membahas tentang kebiasaannya yang menarik, yakni ngerantang tersebut. Setidaknya, ada pesan mulia yang sepatutnya diteladani dari sikap memimpinnya yang penuh dengan kesederhanaan. Lalu, apa pesan yang patut diteladani dari kebiasaannya ngerantang tersebut? Ikuti ulasannya berikut ini.

Saat ini dunia termasuk pula Tabanan tengah berada dalam keprihatinan akibat pandemi Covid-19. Berbagai bidang kehidupanpun dibuat lesu oleh virus corona tersebut. Termasuk aktivitas budaya, pariwisata dan perekonomian.

Lesunya perekonomian akibat Covid-19 tersebut tentu menjadikan banyak pihak harus mengencangkan ikat pinggang. Termasuk pula dalam urusan penyediaan kebutuhan makanan.

Sebagai seorang pemimpin yang dekat dengan masyarakatnya dari kebiasaannya turun langsung masyarakat, Bupati Dr. Sanjaya tentu telah membaca potret riil kehidupan masyarakat Tabanan dalam menghadapi pandemi ini.

BACA :  Bupati Sanjaya Hadiri Peluncuran Tahapan, Jingle dan Maskot Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tabanan Tahun 2024

Sehingga, ia yang juga duduk sebagai Ketua DPC PDIP Tabanan ini memberi solusi cerdas. Bukan dengan berkoar-koar di media, namun dengan langkah kongkrit dan sederhana.

Langkah kongkritnya tersebut tiada lain dengan melakukan pola hidup yang sederhana yang ditunjukkan dengan membawa bekal makanan yang dikemas rantang saat dirinya bertugas.

Sikap ini tentu sangat patut diteladani oleh semua pihak, khususnya oleh para wakil rakyat, pejabat dan para ASN di Tabanan. Bahwa mereka sepatutnya memberi contoh-contoh nyata bagi masyarakatnya. Tidak saja dalam urusan makan tetapi untuk berbagai hal.

Penulis yang seringkali berkesempatan mengikuti kegiatan Dr. Sanjaya dari ia duduk sebagai Wakil Bupati Tabanan memang senantiasa tampil sederhana dan apa adanya. Termasuk pula dalam persoalan konsumsi.

Ia tidak pernah mengeluh dari setiap sajian yang disuguhkan masyarakatnya walaupun itu berupa kudapan ataupun makanan lokal srperti ubi rebus, keladi rebus, pisang rebus dan sejenisnya. Justru ia sangat menyukai kuliner lokal.

Ini tentu menunjukkan bahwa Dr. Sanjaya konsisten dengan semangat yang selalu digaungkannya, yakni Bangga Jadi Orang Tabanan.

BACA :  Bupati Sanjaya Hadiri Peluncuran Tahapan, Jingle dan Maskot Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tabanan Tahun 2024

Sekali lagi, kebiasaannya ngerantang terutama ketika ia ngantor di kantor-kantor desa, Dr. Sanjaya yang merupakan simbol dari pemerintah Tabanan sejatinya mengajak masyarakat Tabanan untuk bergaya hidup sederhana, mandiri dan tidak bermewah-mewahan. Terlebih lagi dalam suasana yang sangat memprihatinkan akibat pandemi Covid-19.

Kebiasaan ngerantang Dr. Sanjaya juga sejatinya bahwa ia ingin mengajak masyarakatnya untuk mandiri dalam persoalan logistik diri. Bukan justru bergaya hidup konsumtif dengan menikmati produk-produk kuliner luar yang siap saji.

Satu hal lagi pesan mulia yang patut diteladani dari kebiasaan ngerantangnya Dr. Sanjaya yang relevan dengan semangat yang selalu digaungkannya yakni Bangga Jadi Orang Tabanan adalah betapa ia bangga dan sangat mencintai produk-produk lokal, termasuk produk kulinernya.

Penulis : Ngurah Arthadana 

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -

Most Popular