Menikmati Wajah Malam Kota Tabanan dengan Kesegaran Cocktail dan Kehangatan Kopi di Warung Infus

suasana warung Infus
suasana warung Infus

TABANAN, balipuspanews.com – Begitu matahari tenggelam dan malam perlahan tiba, wajah jantung Kota Tabanan sumringah dengan hadirnya ratusan pedagang pasar senggol di Jalan Gajah Mada. Meski demikian jantung kota Tabanan ini tetap menghadirkan kenikmatan tersendiri karena jarangnya terjadi kemacetan.

Tidak jauh dari pasar senggol Tabanan ini, tepatnya di Jalan Pahlawan nomer 42 atau bersebelahan dengan salah satu toko buku legendaris kota Tabanan yakni Toko Indah, berdiri sebuah warung yang didesain cukup unik. Itulah Warung Infus.

Menurut pemilik Warung Infus Ki Bagus Regge Mantik, warung ini dibuka sejak tanggal 7 bulan 7 (Juli) 2020. Dipilihnya kata “infus” sebagai nama warungnya karena diawal ia ingin menjual berbagai produk kuliner yang ada isiannya. Seperti misalnya bakso isi keju.

Namun begitu akan mulai buka, ia bertemu seorang temannya yang terpaksa berhenti bekerja karena dampak covid-19. Temannya tersebut dikenalnya piawai dalam meracik berbagai jenis minuman khususnya cocktail.

“Akhirnya saya mengawali membuka Warung Infus ini dengan menyediakan berbagai cocktail dan minuman berbahan kopi. Sehingga konsep warung ini menjadi semacam bar dan coffe shop,” ungkapnya kepada awak media ini, Minggu (9/8) malam.

Sesuai dengan konsep bar dan coffe shop, Warung Infus akhirnya kini menyajikan berbagai jenis cocktail dan beragam menu kopi. Selain juga beberapa jenis makanan seperti kentang goreng, sosis, sate, berbagai jus, salad buah hingga nasi jinggo.

Untuk cocktail sebutnya, ada dua jenis yang sangat diminati para pengunjungnya. Yakni Himalaya Snow dan Bed of Roses.

Himalaya Snow ini berupa cocktail dengan rasa leci. Sesuai konsep “infus”, cocktail ini memang bercita rasa leci dan memang diisi buah leci segar. Sementara bed of roses adalah cocktail yang dicampur dengan gula aren.

Sedangkan untuk menu kopi, warung yang buka mulai pukul tiga sore hingga pukul sepuluh malam ini menyediakan kopi dengan beraneka rasa. Seperti cafucino, latte, pandan, vanilla, caramel, cacao dan sebagainya.

“Bahan baku kopi yang kami pakai ini merupakan hasil dari produksi kopi lokal,” sebutnya.

Terkait tampilan, Warung Infus ini didesain dengan konsep membawa Canggu ke Tabanan. Ini terlihat dari dekorasi dan furniturenya mengutamakan bahan-bahan dari kayu.

Lebih jauh Regge mengatakan, pihaknya sengaja memilih berdagang sebagai upaya untuk membangun kemandirian ekonomi. Selain juga ia bekerja sebagai Direktur Sales pada salah satu hotel di Kuta.

“Selain dengan membuka usaha warung ini, sejak covid-19 mewabah saya juga bertani dengan menanam ratusan bibit kelapa berbagai jenis dan juga pisang,” tuturnya.

Kembali ke Warung Infus, target kedepan ia ingin memiliki beberapa cabang di beberapa tempat di Bali. Sajian berbagai menu kuliner juga akan menambah daftar menunya.

Menariknya, untuk menu kuliner ia akan membuka kerjasama dengan sahabat-sahabatnya yang memang memproduksi makanan untuk dijual. Sistemnya nanti berupa sistem konsinyasi.

Yang jelas dari berbagai rasa cocktail dan kopi yang tersedia di Warung Infus ini, sangat layak dijadikan sebagai tempat menikmati wajah malam kota Tabanan. Atau menikmati kesegaran minumannya sambil berselancar di dunia maya dengan menikmati fasilitas wifi gratisnya.

Ringkasnya, dengan harga-harga yang terjangkau, Warung Infus sangat ideal untuk dijadikan tempat nongkrong ditengah minimnya tempat serupa yang ada di jantung kota Tabanan.

Penulis: Ngurah Arthadana