Menjaga Keberlangsungan Bisnisnya, Amazing Hotels & Resorts Lakukan Inovasi Saat Pandemik

Teuku Munawarsyah, Chief Executive Officer-Founder Amazing Hotels & Resort. (foto: dok. Amazing Hotels & Resorts).

JAKARTA, balipuspanews.com – Dampak pandemik Corona membuat tingkat hunian kamar atau okupansi hotel menurun tajam dan perlu ada terobosan sebagai solusi untuk bertahan.

Terobosan Inovasi sangat diperlukan untuk menjaga keberlangsungan bisnis di tengah kondisi krisis seperti pandemi Covid-19, yang mana telah melemahkan daya beli konsumen dan perekonomian di semua sektor.

“Hunian kamar nyaris kosong, event juga tidak ada dan resto sepi sehingga banyak hotel yang mengalami penurunan okupansi dan akibatnya sejumlah karyawan sementara waktu di rumahkan hingga situasi kondusif,” kata Teuku Munawarsyah, Chief Executive Officer-Founder Amazing Hotels & Resort di Jakarta, Kamis (6/8).

“Dampak Covid-19 ini sangat dirasakan semua sektor sehingga menurut kami diperlukan sebuah terobosan dan inovasi agar bisa bertahan,” tambahnya.

Teuku Munawarsyah mengungkapkan dari 15 hotel & Resort yang Amazing kelola hanya 3 Hotel yang okupansinya di atas 80% yaitu 2 di Kota Ternate dan 1 di Tobelo Halmahera.
2 Hotel di Kota Palembang di 40% yang lainnya di bawah 20% rata rata.

“Agar bisa bertahan, kami melakukan inovasi yaitu Hotel yang dibawah 40% kita optimalkan di Food and beverage untuk jualan online, Rantangan dan outside catering. Inilah yang bisa kami lakukan sekarang ini,” tutur Teuku Munawarsyah yang akrab dipanggil Bang Ipon.

Teuku Munawarsyah menekankan diperlukan dukungan dari pemerintah dalam bentuk kebijakan yang tepat. Menurutnya, di era pandemi ini banyak perusahaan yang harus gulung tikar akibat tekanan krisis ekonomi dan ketidakmampuan mereka untuk berinovasi.

Terlebih Indonesia tengah beranjak menuju tahap pemulihan pasca-Covid 19 dan industri harus terus bertahan dan guna menjaga perekonomian negara tidak semakin terpuruk.

“Harapan kami agar Pemerintah segera membuat kegiatan yang bisa memberikan dampak occupancy yang baik di kota-kota seperti Yogya, Jakarta, Lombok dan Bali,” tutupnya.

Penulis/editor: Ivan Iskandaria.