Menkes: Kepala BKKBN Baru Dilantik Diharapkan Dapat Melaksanakan Program Kependudukan Keluarga Berencana

Menkes Nila Moeloek didampingi Kepala BKKBN yang baru dilantik dr. Hasto Wardoyo di Gedung BKKBN Jakarta. (FOTO: Ivan Iskandaria)
Menkes Nila Moeloek didampingi Kepala BKKBN yang baru dilantik dr. Hasto Wardoyo di Gedung BKKBN Jakarta. (FOTO: Ivan Iskandaria)

JAKARTA, balipuspanews.com – Kepala BKKBN yang baru dilantik diharapkan dapat melaksanakan Program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga berjalan lebih maju dan inovatif, sehingga laju pertumbuhan penduduk yang saat ini masih tinggi (1,36%) dapat menurun sesuai dengan sasaran RPJMN, yakni 1,19%/tahun (2010-2020).

Hal tersebut disampaikan Menteri Kesehatan (Menkes) RI Nila Moeloek pada acara pelantikan dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG (K) sebagai Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) di gedung BKKBN, Jakarta, Senin (1/7/2019).

Menurut Menkes Nila, penduduk Indonesia berpotensi menjadi salah satu potensi negara konsumen terbesar di dunia. Kondisi saat ini jumlah penduduk Indonesia berdasarkan sensus penduduk tahun 2018 sebesar 264,2 juta bertambah 8,6 juta jiwa dari tahun 2015.

“Jumlah penduduk yang terus meningkat sangat berpengaruh terhadap pembiayaan negara untuk pendidikan, kesehatan, ketahanan pangan, air bersih, kerusakan lingkungan,” ungkap Nila.

Menkes menyampaikan sebagai Kepala BKKBN yang baru dilantik, dr. Hasto Wardoyo akan mengemban tugas yang berat, namun demikian Menkes yakin dengan pengalaman dan profesionalisme kinerja selama ini, dr. Hasto mampu menghasilkan kinerja terbaik.

Lebih lanjut Menkes Nila berharap Kepala BKKBN yang baru dilantik dr. Hasto Wardoyo dapat melanjutkan program dan kegiatan sebelumnya dengan memberdayakan sumber daya dalam rangka peningkatan kinerja BKKBN dan menjaga lingkungan bersih dari korupsi, kolusi atau nepotisme.

Sementara itu, Kepala BKKBN yang baru dilantik, Hasto Wardoyo mengatakan akan fokus pada bonus demografi. Komposisi penduduk itu adalah struktur dari pembangunan.

“Kita harus mempertahankan struktur supaya bagus. Struktur yang bagus itu seperti apa? Kita punya bonus demografi, kalau bonus itu diperpanjang, itu pasti bagus sekali,” tutur

Kepala BKKBN, dr. Hasto Wardoyo Dalam rangka mewujudkan penduduk tumbuh seimbang dan keluarga berkualitas dengan motto “2 ANAK LEBIH BAIK” perlu lebih ditingkatkan dan diimplementasikan diseluruh lapisan masyarakat. (*)

Menkes Nila Moeloek didampingi Kepala BKKBN yang baru dilantik dr. Hasto Wardoyo di Gedung BKKBN Jakarta. (FOTO: Ivan Iskandaria)

Tag: Pelantikan Kepala BKKBN, Menkes, Kepala BKKBN Baru dilantik