GIANYAR, balipuspanews.com – Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Erick Thohir, menekankan pentingnya pembinaan olahraga sejak usia dini melalui sistem pendidikan nasional.
Ia menyebut pemerintah telah menetapkan 21 cabang olahraga prioritas yang akan dikembangkan di tingkat sekolah, mulai dari SD hingga SMA.
“Kita kembali bersinergi bahwa ajang kompetisi di sekolah itu perlu terus ditingkatkan,” ujarnya.
Erick mencontohkan Jepang sebagai negara yang berhasil karena memiliki sistem olahraga sekolah yang terstruktur.
“Kita bisa lihat Jepang itu bisa semasif hari ini karena kegiatan berolahraga di sekolah itu sangat teratur,” katanya.
Ia juga menyoroti keterbatasan jumlah pelatih di Indonesia yang masih jauh dari ideal.
“Kalau kita bicara di sepak bola saja, kita baru punya 10 ribu pelatih, dengan jumlah penduduk 280 juta itu sangat kurang,” ungkapnya.
Untuk itu, pemerintah bersama federasi olahraga akan mempermudah akses sertifikasi bagi guru agar dapat menjadi pelatih maupun wasit.
“Kita mau juga para kepelatihan ini kalau bisa gratis, supaya jenjangnya banyak,” ujarnya.
Selain itu, Erick menegaskan pentingnya pengawasan internasional dalam pengelolaan federasi olahraga nasional.
“Kita dorong federasi dipayungi organisasi internasional supaya ada standar dan tidak semena-mena,” katanya.
Ia berharap langkah tersebut dapat memperkuat ekosistem olahraga nasional, mulai dari pembinaan usia dini hingga prestasi di tingkat global.
Penulis : Ketut Catur
Editor : Oka Suryawan



