Selasa, Februari 27, 2024
BerandaNewsHukum & KriminalMensos Mohon Dukungan Presiden, Tidak Berikan Remisi bagi Pelaku Kejahatan Seksual kepada...

Mensos Mohon Dukungan Presiden, Tidak Berikan Remisi bagi Pelaku Kejahatan Seksual kepada Anak

JAKARTA, balipuspanews.com – Kepada Presiden Joko Widodo, Menteri Sosial Tri Rismaharini menyampaikan permohonan dukungan untuk memberikan sanksi maksimal bagi pelaku kejahatan seksual kepada anak sebagai upaya memberi efek jera.

Kepada semua pihak Mensos mengingatkan telah berlakunya UU No 12 tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS), merupakan bentuk komitmen negara dalam memberikan jaminan hak asasi manusia secara menyeluruh, khususnya dari kekerasan dan diskriminasi. UU ini secara tegas mengatur kejahatan seksual kepada anak akan mendapatkan sanksi berat.

“UU ini akan memberikan hukuman tambahan kepada pelaku kejahatan seksual. Dan akan ditambah hukumannya bila dilakukan oleh keluarga dekat. Saya memohon kepada Bapak Presiden agar nantinya para pelaku ini tidak diberikan remisi,” kata Mensos dalam kunjungannya ke Mapolres Sidoarjo, Minggu (4/9/2022).

“Ancaman hukumannya sangat berat. Bahkan jika pelaku merupakan anggota keluarga atau korban merupakan penyandang disabilitas maka ancamannya akan ditambahkan sepertiganya,” tambahnya.

UU TPKS juga bisa menjerat korporasi. Pada pasal 13 UU TPKS diterangkan bahwa korporasi yang melakukan kekerasan seksual akan dikenakan denda sekitar Rp200 juta hingga Rp2 miliar.

BACA :  Gelar Safer Internet Day, Kemenko PMK Dorong Upaya Perlindungan Anak di Ranah Daring

Mensos hadir di Mapolres Sidoarjo untuk menemui korban kekerasan seksual dan memastikan bahwa pelaku mendapatkan sanksi setimpal. Korban diketahui adalah siswa SD dan pelakunya adalah orangtuanya sendiri. Kehadiran Mensos Tri Rismaharini diterima oleh Kapolres Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro.

“Korban sudah ditempatkan Polisi di rumah aman. Saya menyampaikan terima kasih kepada Polisi Sidoarjo yang telah memberikan perhatiannya dalam kasus ini,” tutup Mensos.

Penulis/editor : Ivan Iskandaria.

RELATED ARTICLES

ADS

spot_img

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular