Menteri Bintang: Komitmen Akar Rumput Wujudkan Pengarusutamaan Gender

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga. (dok. Biro humas KemenPPPA)
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga. (dok. Biro humas KemenPPPA)

JAKARTA, balipuspanews.com – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga menegaskan komitmen dan sinergi mulai dari akar rumput dalam upaya pengarusutamaan gender akan menjawab permasalahan perempuan dan anak ke depannya. Salah satu hal yang diupayakan oleh Kemen PPPA adalah mendorong pemerintah daerah dalam mewujudkan Desa/Kelurahan Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA).

“Model dari desa ini kita kembangkan pada tahun 2022 di 33 provinsi, 66 kabupaten/kota, dan 142 desa yang tersebar di seluruh Indonesia. Dari 142 model ini kami harapkan nantinya bisa direplikasi oleh pimpinan daerah setempat karena melalui DRPPA ini, bagaimana perempuan diberdayakan secara ekonomi, kemudian peran ibu dan keluarga dalam pengasuhan anak, tidak adanya kekerasan, demikian juga tidak ada pekerja anak, dan tidak ada perkawinan usia anak. Melalui lima isu yang kita harapkan selesai di tingkat desa, mudah-mudahan ini bisa menjadi strategi untuk kita meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia, Indeks Pembangunan Gender, dan Indeks Pemberdayaan Gender,” ujar Menteri Bintang, di Lampung, dalam keterangannya, Senin (29/11).

Baca Juga :  Wabup Ipat Serahkan Remisi Umum  Warga Binaan Pemasyarakatan, 2 Orang Bebas

Lebih lanjut, Menteri Bintang mengatakan, prinsip pengarusutamaan gender merupakan salah satu prinsip yang mendasari berbagai target pembangunan bangsa. Berbagai hasil penelitian pun telah mengatakan partisipasi aktif perempuan di ruang publik, ketahanan ekonomi perempuan, dan perlindungan perempuan dari kekerasan merupakan kunci dari kemajuan dan kesejahteraan suatu negara.

“Dengan begitu, dukungan dari semua pihak terutama pemerintah merupakan suatu keharusan. Hari ini, komitmen bersama Pemerintah Provinsi Lampung akan diperkuat dengan Penandatanganan Komitmen Pengarusutamaan Gender serta Perencanaan dan Penganggaran yang Responsif Gender,” ujarnya.

Menteri Bintang menuturkan, Provinsi Lampung merupakan salah satu daerah yang telah menerapkan upaya baik dan memberikan sumbangsih nyata dalam pemberdayaan perempuan, pengarusutamaan gender, pemenuhan hak dan perlindungan khusus anak, serta perlindungan perempuan dan anak dari segala bentuk kekerasan.

Baca Juga :  Ditabrak Mobil, Pengendara Motor Asal Tamblang Meregang Nyawa

“Oleh karena itu, Kemen PPPA menyerahkan berbagai bentuk penghargaan sebagai bentuk apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Lampung, seperti Penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya, Penghargaan Kabupaten/Kota Layak Anak, dan Penghargaan Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) di sejumlah kabupaten/kota di Provinsi Lampung,” tutup Menteri PPPA, Bintang Puspayoga.

Penulis/editor : Ivan Iskandaria.