Minggu, Oktober 25, 2020
Beranda Nasional Jakarta Menteri Bintang Libatkan Forum Anak Kampanyekan Protokol Kesehatan Keluarga

Menteri Bintang Libatkan Forum Anak Kampanyekan Protokol Kesehatan Keluarga

JAKARTA, balipuspanews.com – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga mengajak Forum Anak di seluruh Indonesia untuk mengambil peran dalam meminimalisasi penyebaran Covid-19 di kluster keluarga.

Menteri Bintang meminta seluruh pihak terlibat dalam sosialisasi dan kampanye secara masif terkait Protokol Kesehatan Keluarga kepada masyarakat disesuaikan dengan kearifan lokal tiap-tiap daerah.

Peran Forum Anak sebagai Pelopor dan Pelapor dinilai memiliki peran penting di lingkungan sebaya untuk mencegah penyebaran virus.

“Apresiasi setinggi-tingginya dan ucapan terima kasih bunda sampaikan kepada Forum Anak di seluruh Indonesia atas kerja nyata melalui berbagai kegiatan yang telah kalian lakukan dalam meningkatkan upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di masa situasi sulit ini terhadap rekan-rekan sebaya di seluruh Indonesia. Kalian adalah anak-anak yang luar biasa,” kata Menteri Bintang dalam Dialog dan Sosialisasi Protokol Kesehatan Keluarga Bersama Forum Anak di Seluruh Indonesia.

Dilibatkannya Forum Anak dalam kampanye sesuai dengan arahan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo kepada Menteri Bintang pada 24 September 2020 untuk kembali gencar melakukan Kampanye 3M (Memakai Masker, Mencuci Tangan, Menjaga Jarak) khususnya di lingkungan keluarga.

Instruksi ini didasarkan pada meningkatnya jumlah klaster keluarga pada September lalu yaitu 1.100 klaster (Data Kementerian Kesehatan). Penyebaran di klaster dalam keluarga ini disebabkan karena adanya anggota keluarga yang terpapar Covid-19 di luar rumah.

“Hal ini tak luput menjadi perhatian Presiden Joko Widodo melalui Kemen PPPA untuk melakukan berbagai upaya pencegahan dan penanganan wabah Covid-19 pada klaster keluarga,” tutur Menteri Bintang.

“Anak-anak harus mengambil peran untuk mengampanyekan 3M tersebut, yaitu selalu memakai masker, menjaga jarak, dan rajin mencuci tangan. Hal ini bertujuan untuk melindungi seluruh anggota keluarga kita dari penularan Covid-19,” tambahnya.

Pada dialog tersebut, Perwakilan Forum Anak dari Jawa Timur, Hana Salwa Nuha menceritakan stigma negatif dari masyarakat setelah dirinya terpapar Covid-19 dari ayahnya. Meski demikian Hana mengaku tidak melunturkan semangatnya untuk segera sembuh, karena di sisi lain Hana juga mendapat dukungan dari keluarga dan orang terdekat.

Pengalaman mendapatkan stigma negatif juga diterima oleh Afdal Lul Zikri dari Forum Anak Sumatera Barat yang seringkali justru memperparah kondisi pasien sehingga menjadi frustasi dan menurun imunnya. Untuk itu, selama menjalani isolasi mandiri, Afdal selalu berusaha menghibur para pasien yang berada di satu ruang dengan dirinya.

Mendengar pengalaman dari anak-anak yang pernah terpapar Covid-19 tersebut, Menteri Bintang merasa sangat terharu dan bangga. Selain itu, Menteri Bintang juga ikut menekankan kepada seluruh anak dan masyarakat luas untuk tidak memberikan stigma negatif bagi para pasien Covid-19 dan harus saling menguatkan.

“Hal ini harus menjadi catatan dan solusi bersama, kita harus melakukan sosialisasi dan edukasi lebih masif dengan inovasi kepada masyarakat bahwa orang yang tepapar Covid-19 bukanlah aib,” tegas Menteri Bintang.

Penulis/editor: Ivan Iskandaria.

- Advertisement -

Warga Temukan Orok di Parit Areal Jogging Track Sanur Kauh

SANUR, balipuspanews.com - Penemuan orok membusuk berlangsung di pinggir parit areal jongging track di Jalan Prapat Baris, Sanur Kauh, Denpasar Selatan, Jumat (23/10/2020) sekitar...

Tak Hiraukan Teguran, Pabrik Penyulingan Daun Cengkeh Akhirnya Ditutup Paksa

Sebuah tempat usaha penyulingan daun cengkeh yang berada di Desa Padangbulia, Kecamatan Sukasada ditutup paksa oleh tim Satpol PP Kabupaten Buleleng. Hal itu dilakukan sebab pemilik tempat tidak menghiaraukan teguran petugas, sehingga Pol PP lalu bertindak tegas menutup paksa usaha penyulingan daun cengkeh yang beroperasi dan dianggap menimbulkan polusi udara.
Member of