Menteri Bintang Puspayoga Prioritaskan Pendampingan, Pemenuhan Hak Perempuan dan Anak Korban Gempa Karangasem

Menteri PPPA Bintang Puspayoga saat berkunjung ke Desa Ban, Karangasem untuk memberikan semangat dan bantuan kepada warga terdampak gempa bumi
Menteri PPPA Bintang Puspayoga saat berkunjung ke Desa Ban, Karangasem untuk memberikan semangat dan bantuan kepada warga terdampak gempa bumi

KARANGASEM, balipuspanews.com – Selain memberikan bantuan sembako kepada warga Karangasem terdampak gempa bumi magnitudo 4,8 SR, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga juga menyampaikan belasungkawa atas korban yang meninggal saat peristiwa yang berlangsung Sabtu (16/10/2021).

“Pertama, saya ingin sampaikan rasa duka dan turut berbelasungkawa atas bencana alam gempa bumi yang terjadi pada Sabtu lalu di Kabupaten Karangasem dan Bangli. Bencana ini tentunya tidak mudah, terlebih bencana ini datang di saat kita masih berjuang menghadapi dan bertahan dari pandemi Covid-19. Untuk itu, hari ini, kami datang dan bertemu dengan perwakilan para korban untuk sekaligus memberikan perlindungan berupa pemenuhan kebutuhan spesifik untuk perempuan dan anak, bersama-sama dengan mitra terbaik Kemen PPPA yakni Unilever dan UNICEF,” ungkap Menteri Bintang saat menemui korban di Kantor Perbekel Desa Ban, Abang Karangasem, Bali, Senin (25/10/2021)

Menteri Bintang menekankan, bahwa dalam kondisi apapun terutama pasca bencana alam, pemenuhan hak perempuan dan anak harus tetap terpenuhi. Selain itu, pendampingan psikososial juga tak kalah penting untuk segera dilakukan kepada perempuan dan anak korban bencana agar mereka bisa kembali pulih seperti sedia kala.

Baca Juga :  Bintang Belgia Eden Hazard Pensiun Dari Sepak Bola Internasional

“Terkait pendampingan psikososial, kami, Kemen PPPA sudah menjalin kerjasama dengan Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) untuk memberikan dukungan psikososial pada korban bencana. Besar harapan kami bantuan spesifik perempuan dan anak yang diberikan hari ini dapat meringankan beban yang dipikul pasca bencana alam gempa bumi. Selain bisa membawa manfaat baik bagi para penerima bantuan, kami juga berharap paket-paket ini dapat dijadikan model ataupun inspirasi bagi seluruh pemangku kepentingan untuk dapat memenuhi kebutuhan spesifik bagi perempuan dan anak penyintas bencana di Desa Ban, Kabupaten Karangasem, serta titik-titik bencana lainnya,” ungkap Menteri Bintang.

Melalui kunjungan singkat ini, Menteri asal Puri Satria Denpasar ini berharap dapat mendengar secara langsung situasi yang dihadapi perempuan dan anak penyintas bencana khususnya di Desa Ban, Karangasem, sehingga ke depannya Kemen PPPA dapat memberikan intervensi yang sesuai dengan kebutuhan.

“Kemen PPPA merupakan kementerian koordinatif, kehadiran kami di sini untuk dapat memetakan siapa yang dapat mengerjakan apa agar kemudian dapat di koordinasikan terkait sinergi yang akan dilakukan demi pemenuhan hak perempuan dan anak korban bencana alam. Semoga kegiatan hari ini dapat menjadi wadah bersama untuk melakukan koordinasi dan berkontribusi dalam rangka percepatan pemulihan bencana di Provinsi Bali,” ujar Menteri Bintang.

Baca Juga :  Lihadnyana Komitmen UMKM Ditempatkan Diposisi Strategis Dalam Pemulihan Ekonomi

Sementara itu, Kepala Desa Ban, I Gede Sudintara melaporkan terkait dengan kondisi Desa Ban yang terdampak cukup parah akibat gempa bumi serta penanganan bencana yang telah dilakukan.

“Pertama saya ucapkan terima kasih atas kehadiran Ibu Menteri beserta seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan pemberian bantuan spesifik perempuan dan anak hari ini. Kami akan sampaikan laporan dampak negatif akibat bencana alam gempa bumi pada Sabtu lalu. Akibat gempa bumi, banyak bangunan rumah yang hancur, terputusnya akses jalan yang berfungsi sebagai jembatan mata pencaharian warga, serta rusaknya sarana prasarana umum dan air bersih. Langkah-langkah penanggulangan bencana pun telah kami dilaksanakan diantaranya menjalin sinergi serta koordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Dinas Sosial, Kepolisian, TNI, satgas desa, dan relawan untuk membantu proses evakuasi korban ke tempat yang lebih aman dan layak. Berbagai bantuan pun telah kami terima baik dari pemerintah daerah, swasta, relawan, dan seluruh pihak lainnya,” ujar Kepala Desa Ban.

Baca Juga :  Denpasar Kembali Gelar Parade Gong Kebyar Anak-anak dan Wanita

Kepala Desa Ban juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas kerja keras satgas dan relawan yang telah bergotong royong membantu para korban bencana alam gempa bumi.

“Mudah-mudahan apa yang telah dilakukan untuk para korban dapat meringankan beban yang dialami akibat bencana alam. Kehadiran Ibu Menteri hari ini, mudah-mudahan dapat memberikan angin segar serta solusi terbaik bagi pihak korban khususnya perempuan dan anak yang saat ini sedang trauma akibat bencana dan memerlukan pendampingan serta pemenuhan hak,” imbuh Kepala Desa Ban.

Sementara itu, Business Unit Head Bali PT. Unilever Indonesia Tbk., Dewa Ketut Suryantara menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas bencana alam gempa bumi yang terjadi di Kab. Karangasem dan Kab. Bangli.

“Kami dari Unilever mempunyai komitmen untuk terus membantu dengan memberikan beberapa produk kami terutama untuk perempuan dan anak. Harapannya apa yang kami berikan dapat meringankan beban yang dialami para korban dan bermanfaat bagi korban. Mudah-mudahan ke depannya tidak terjadi bencana seperti ini khususnya di Desa Ban,” ujar Dewa Ketut.

Penulis/Editor : Oka Suryawan