Selasa, Juli 16, 2024
BerandaBuleleng"MERERESIK" Desa Adat Sambirenteng Kumpulkan 15 Karung Besar Sampah Plastik

“MERERESIK” Desa Adat Sambirenteng Kumpulkan 15 Karung Besar Sampah Plastik

BULELENG, balipuspanews.com– Kegiatan bersih-bersih (MERERESIK) pantai dan sungai dilakukan Desa Adat Sambirenteng, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng. Dalam kegiatan yang telah dilaksanakan Minggu (23/6/2024) ini sebanyak 15 karung besar sampah plastik berhasil dikumpulkan untuk selanjutnya dibawa ke tempat pengolahan.

Ketua panitia, I Gede Budiarsa mengatakan kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian masyarakat di Adat terhadap lingkungan sekitar.

Bahkan sudah dijadikan sebagai salah satu dari program rutin atau prioritas oleh pihak Desa Adat Sambirenteng memerangi keberadaan dari sampah plastik dengan mengajak seluruh masyarakat.

Adapun kegiatan dilangsungkan mulai pukul 07.00 WITA dengan rute Wantilan Desa Adat Sambirenteng menuju Jalan Bantes, Jalan ke Pura Pungut, Jalan Celagi Bantes, lalu ke Utara menuju ke aliran sungai (Tukad) yang nantinya tembus ke pantai pungut sampai pada titik kumpul terakhir.

“Ada sekitar 100 orang yang terlibat untuk kegiatan kali ini dengan total sampah yang berhasil terkumpul ada 15 karung besar (ukuran 50 Kilogram, red). Nanti sampah akan kami baawa ke tempat pengolahan,” jelas dia.

BACA :  6,3 Kilogram Lebih Barang Bukti Narkotika Dimusnahkan, Jaksa Sebut Sudah Incracht

Laki-laki yang akrab disapa De Lolit ini juga menegaskan tujuan utama pelaksanaan kegiatan tidak lain menjaga kebersihan serta kelestarian lingkungan terutama pada aliran sungai serta sepanjang bibir pantai di Desa Adat Sambirenteng.

Bahkan tujuan lain yakni bagaimana menjawab keresahan publik terkait isu lingkungan yang akhir-akhir ini sedang ramai menjadi perbincangan khusus di Bali. Sehingga dirinya berharap upaya atau gerakan-gerakan kecil yang dimulai dari lingkup-lingkup kecil akan membuahkan hasil atau berdampak yang besar.

“Kami tentu berharap kegiatan-kegiatan seperti ini walaupun sederhana tapi bisa dilakukan secara konsisten dan spiritnya bisa ditularkan ke ruang lingkup yang lebih besar,” harapnya.

Selain melakukan bersih-bersih sampah plastik, dalam kesepakatan tersebut juga diselipkan kegiatan pembagian dorprize atau hadiah yang dimana proses pembagiannya menggunakan undian nama yang telah disediakan oleh panitia kegiatan.

Dorprize yang disediakan oleh panitia diantaranya berupa bingkisan kebutuhan dapur dan juga bingkisan kebutuhan upacara seperti dupa, beras, minyak, kopi, gula, mie, dan lainnya.

“Semua kami lakukan sebagai upaya agar bisa tetap memupuk semangat sekaligus kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan sebagai wujud nyata implementasi Tri Hita Karana,” pungkasnya.

BACA :  Hadiri Acara Pisah Kenal Kapolres, Bupati Sanjaya Sebut Keamanan di Tabanan Tercipta dengan Baik

Penulis: Nyoman Darma
Editor: Oka Suryawan

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -

Most Popular