Kamis, Oktober 29, 2020
Beranda News Ekonomi Meroketnya Harga Bawang Putih Masyarakat Minta Bupati Bandung Dadang M. Masser Turun...

Meroketnya Harga Bawang Putih Masyarakat Minta Bupati Bandung Dadang M. Masser Turun Kepasar

BANDUNG. Balipuspanews.com. – Pemerintah Provinsi Jawa Barat diminta untuk segera menyidak ke pasar – pasar. Diduga kuat meroketnya harga bawang putih itu karena ulah pedagang nakal yang memanfaatkan momen bulan Ramadhan 1440 Hijriyah.

“Tidak masuk akal harga bawang putih mencapai Rp. 80.000 sampai Rp. 100.000/kg” Demikian yang di ungkapkan ibu – ibu rumah tangga sa’at belanja di Pasar Bingung Majalaya Kamis (9/5/2019).

Ibu – ibu rumah tangga minta kepada Bupati Bandung Dadang M Nasser segera menetralisir dan menstabilkan harga, melakukan sidak ke pasar Majalaya Kecamatan Majalaya Kabupaten Bandung. Minimalnya pihak Kecamatan dan Kelurahan bisa memantau aktipitas para pedagang termasuk Satpol PP.

“Kalau dipantaukan pasti tahu siapa saja pedagang yang nakal, saya minta agar bupati turun tangan segera” ucap ibu Saodah warga Babakan Majalaya.

Ibu Saodah menambahkan, pada bulan Rhamadan tahun 1439 H harga bawang tidak separah tahun ini. Dia menduga kenaikan harga bawang putih ada oknum pengendalinya dengan berbagai maksud dan tujuan terutama soal keuntungan atau juga bisa agar membuat masyarakat resah.

Pantauan balipuspanews.com dilapangan, para pedagang masih banyak yang menjual bawang putih kisaran Rp. 75.000 sampai Rp.96.000/kg. Para pedagang nakal memanfa’atkan momen bulan puasa untuk mengambil keuntungan alias “aji mumpung”.

Tidak semua pedagang di pasar Majalaya nakal, salah satu pedagang eceran yang enggan disebutkan namanya AR (46) pada Kamis (9/5/2019) kepada Balipuspanews.com memaparkan.

Selama hampur 1 pekan dia tidak menyediakan bawang putih bahkan pada munggahan puas pun tutuk jongkonya.

“Saya dikasih tau sama bos (agen bawang putih), sementara waktu sebaiknya tidak jualan bawang putih dulu, kita untuk menjaga nama baik pada pelanggan kita. Harga bawang putih bakal meroket harganya. Agen pun tutup, dan baru buka kemarin. Adapun harga bawang putih tidak ada kenaikan, saya menjual seharga Rp. 48.000/kg sama seperti hari biasa” memaparkan.

Dia juga mengatakan, ditempat lain menjual bawang putih kisaran Rp.75.000 sampai Rp. 90.000/kg.

“Saya tidak mau dikatakan aji.mumpung, apalagi pelanggan saya hampir semua pelaku kuliner dan ibu rumah tangga. adapun soal warga masyarakat minta agar bupati turun ke pasar itu lebih bagus biar pemerintah tau bagaimana kondisi dan keberadaan pasar Bibingung dan Pasar Baru Majalaya. (Yadi/bpn/tim).

- Advertisement -

Mobil Terguling di Renon, Tidak Ada Korban Jiwa

DENPASAR, balipuspanews.com-Mobil Honda HRV terguling di Jalan Cok Agung Tresna Renon, Denpasar, pada Senin (26/10/2020) sore. Meski demikian tidak ada korban jiwa dalam peristiwa...

Usut Praktik Jual Beli Senjata Ilegal ke Separatis Papua

JAKARTA, balipuspanews.com - Praktik jual beli senjata ilegal ke Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua, yang melibatkan oknum anggota Brimob harus diselidiki secara tuntas...
Member of