Meski Ada Inpres Nomor 1 Tahun 2025, Pemkab Buleleng Pastikan Semua Program Berjalan

- Advertisement -
- Advertisement -

BULELENG, balipuspanews.com – Pemkab Buleleng dipastikan mendukung kebijakan pemerintah pusat yakni Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang efisiensi belanja dalam pelaksanaan APBN dan APBD tahun anggaran 2025. Kendati begitu Sekretaris Daerah Buleleng Gede Suyasa tetap memastikan semua program akan tetap berjalan.

Suyasa menjelaskan efisiensi belanja tersebut dimaksudkan pada dana transfer pusat ke daerah berupa Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar 25 miliar rupiah. Diluar itu pihaknya masih menunggu surat dari Kemendagri dan menganalisa terkait proporsi efisiensi pada setiap belanja.

“Apakah belanja-belanja yang di efisiensi itu ditentukan persentasenya atau dikembalikan pada daerah untuk mengatur dari setiap item belanja di seluruh unit kerja?, ini yang masih kita tunggu dan analisa,” jelasnya setelah memimpin rapat sosialisasi Inpres 1 tahun 2025 di Gedung BCC Dinas Kominfosanti, Kamis(6/2/2025).

Suyasa menambahkan nanti hasil efisiensi yang diatur dalam Inpres No. 1 tahun 2025 tersebut untuk menutupi kekurangan transfer pusat. Sehingga dengan demikian pihaknya menegaskan semua program pemerintah berjalan. Namun hanya dikurangi dari beberapa belanja operasional seperti perjalanan dinas, kegiatan pendukung lainnya seperti cetak mencetak, acara seremonial, makan minum dan belanja lainya yang outputnya tidak terukur sesuai Inpres dimaksud.

BACA :  Validasi 1459 Pemilih TMS, KPU Badung Temukan 44 Pemilih MD Masih Tercatat sebagai Anggota Parpol

“Harapan kita ini adalah kebijakan nasional, tidak hanya Bali atau Buleleng, langkah ini wujud kepatuhan dan ini akan diawasi oleh Kemendagri, BPKP dan eksternal ada BPK by sistem, karena keuangan kita menggunakan sistem dari pusat, harus kita patuhi,” pungkasnya.

Penulis : Nyoman Darma 

Editor : Oka Suryawan 

Follow Balipuspanews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News
RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular