Bupati Gianyar sosiallisasikan pertanian hidroponik
Bupati Bangli Made Gianyar hadiri pelatihan pola tanam hidroponik di Bangklet

BANGLI, balipuspanews.com- memiliki lahan yang terbatas tidak menjadi halangan dalam mengembangkan budidaya pertanian. Seperti yang digencarkan perusahan daerah ( Perusda) Bukti Mukti Bakti Kabupaten Bangli yang mensosiallisasikan pola tanam hidroponik untuk menyiasati minimnya lahan pertanian.

Pelatihan pola tanam hidroponik berlangsuang Sabtu (14/12/2019)di A
areal PLTS Bangklet Desa Kayubihi Kecamatan Bangli. Hadir dalam kegiatan tersebut bupati Bangli Made Gianyar, OPD terkait serta dirut Perusda Bangli Alit Putra.

Direktur Alit Putra melaporkan, pola hidroponik mulai dikembangkan sebagai diserfikasi bisnis dari Perusahaan Daerah (PERUSDA) Bukti Mukti Bakti Bangli, dimana mengacu pada program bisnis yang mencakup tiga hal yaitu pertanian, sumberdaya alam dan perbengkelan.

” Untuk pertanian selain kopi kita juga fokuskan dipelatihan ini. Kenapa hidroponik. Karena hidroponik ini adalah salah satu jawaban bagi masyarakat utamanya masyarakat yang memiliki lahan terbatas bahkan tidak punya lahan. Salah satu contoh dengan pola hidroponik tanaman selada bisa dipanen cukup dengan umur sebulan sekali sedangkan dengan pola konvensional baru bisa panen antara tiga sampai empat bulan,” sebut Alit Putra.

Menurutnya, pola hidroponik adalah hal yang luar biasa dan juga salah satu upaya untuk mendukung Pergub energi bersih tentang bangunan hijau. Selain itu hidroponik juga adalah salah satu upaya untuk memperkenalkan pertanian dengan perpaduan teknologi, dimana sasarannya adalah pada ketahanan pangan dengan mendukung pergub 99 tentang pemakaian dan pemasaran produk lokal.

Oleh karena itu kenapa di hidroponik dipusatkan di PLTS Bangklet yaitu untuk mengintegrasikan dan memadukan PLTS dengan Hidroponik karena untuk tetap menjaga sirkulasi air membutuhkan listrik sehingga bisa saling mengisi.

Lebih lanjut dikatakan, peserta pelatihan diikuti dari berbagai kalangan baik itu dari Badan Pengelola Geopark Batur yang mana berkolaborasi untuk kembangkan wisata pertanian dan juga wisata edukasi tentang hidroponik.

Selain itu dari masyarakat petani di Kabupaten Bangli dan bahkan ada yang dari luar Kabupaten Bangli dengan jumlah peserta sebanyak 18 orang.

“ Target  pelatihan ini adalah untuk dapat membangun komonitas hidroponik, dimana setelah pelatihan kita ada tindakan sustainable,berkelanjutan untuk terus berkomunikasi bagaimana teknologi hidroponik dan perkembangannya, berikutnya bagaimana penyaluran dari pasca panen dari Hidroponik yang kembangkan untuk dapat diserap dipasaran utamanya Hotel dan restoran yang ada di Bali.

” Hal itu menjadi tujuan dari kita Perusda Bukti Mukti Bakti,” terangnya.

Sementara Itu Bupati Bangli I Made Gianyar, menyampaikan Apresiasi kepada Perusda dimana pelatihan ini merupakan salah satu upaya memadukan antara teknologi dan pertanian terlebih dengan mengintegrasikan teknologi terbarukan PLTS dengan pertanian pola HIDROPONIK.

” Masyarakat Bangli harus sudah mulai berpikir bahwa sampai kapanpun Bangli ini akan bisa maju hanya dengan pertanian, sebab kita sudah dikaruniai sumber daya alam yang luar biasa bagus. Danau yang indah, hutan yang luas yang secara berkelanjutan harus kita jaga dan kita kelola dengan baik untuk kesejahteraan masayarakat Bangli. Pola Hidroponik adalah hal baru sebagai alternatif pertanian yang tidak membutuhkan lahan yang luas, selain itu usia panen juga lebih singkat sehingga produksi bisa lebih banyak,” kata bupati.

Kepada para peserta pelatihan bupati kader PDIP itu berpesan agar dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan baik sehingga kedepan para petani di Kabupaten Bangli bisa meningkat derajatnya, dan harus bangga menjadi petani. ( rls/bas/tim)