Sabtu, Juni 22, 2024
BerandaBadungMiliki Potensi Besar Agrowisata, KKN-PPM Unwar Ajang Promosikan Desa Belok Sidan

Miliki Potensi Besar Agrowisata, KKN-PPM Unwar Ajang Promosikan Desa Belok Sidan

BADUNG, balipuspanews.com – Universitas Warmadewa (Unwar) melalui Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) menerjunkan mahasiswa program Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) tahun 2023 untuk menggarap potensi Desa Belok Sidan, Kecamatan Petang, Badung agar semakin berkembang dan dikenal yang bermuara pada kesejahteraan masyarakat desa setempat.

Mengangkat tema “Optimasi Potensi Desa Melalui Pemberdayaan Masyarakat Guna Meningkatkan Ketahanan Pangan Desa” 14 mahasiswa yang menjalani KKN-PPM terlebih dahulu melakukan survey dan menggali informasi dari masyarakat maupun tokoh masyarakat akan potensi alam yang berada di desa setempat.

Perbekel Desa Belok Sidan I Made Rumawan, memaparkan, Desa Belok Sidan memiliki luas wilayah 3.226 Km2, yang terdiri dari 6 desa adat dan 8 banjar dinas.

Diakui, Desa Belok Sidan memang tidak sepopuler daerah wisata yang sebelumnya telah popular seperti Kintamani, Bedugul, Ubud apalagi Kuta, untuk itulah diperlukan upaya lebih dan “out of the box” untuk meningkatkan kepopuleran desa tersebut sehingga mampu berkembang menjadi destinasi wisata baru.

Berdasarkan letak georgrafis yang strategis yang berdampingan dengan Bedugul di sebelah barat dan Kintamani di sebelah timur, pihaknya melihat begitu besarnya potensi wisata Desa Belok Sidan, dari potensi agrowisata, wisata alam, wisata olahraga dan wisata kuliner yang perlu digarap.

“Seperti umumnya wilayah di ketinggian 1000 meter dari permukaan laut yang memiliki iklim sejuk memungkinkan desa ini ditanami berbagai komoditas pertanian dan perkebunan seperti kopi, jeruk, asparagus hingga perkebunan bunga gumitir yang tidak hanya mendatangkan keuntungan secara ekonomis tapi juga bisa dijadikan objek wisata karena keindahan warna dan ragam dari bunga tersebut,” terangnya.

BACA :  Intervensi Serentak Pencegahan Stunting, Wabup Suiasa Ajak Atasi Stunting di Kabupaten Badung

Sebagaimana wisata kebun strawberi di Bedugul, potensi agrowisata di desa Belok Sidan dapat dioptimalkan dengan menjadikannya sebagai tempat rekreasi sambil menikmati kopi dan sajian kuliner seperti asparagus hasil dari kebun desa itu sendiri sambil menikmati hamparan tebing dan perbukitan serta keindahan perkebunan bunga Gumitir yang mempesona.

Trend saat ini, lanjut Rumawan, keindahan alam akan semakin mempesona jika dijadikan objek selfie yang secara tidak langsung akan meningkatkan kepopuleran daerah tersebut terutama di media sosial.

Wisata alam di Desa Belok Sidan juga luar biasa potensinya, dari tebing dan jurang yang curam, perbukitan dan hamparan pegunungan disisi utaranya, Desa Belok Sidan memiliki jembatan yang fenomenal yaitu jembatan Tukad Bangkung yang disebut sebagai jembatan tertinggi di Asia, yang jika dipromosikan dengan optimal akan sangat berpotensi menjadi destinasi spot pengambilan gambar (selfie) untuk diposting di media sosial seperti Facebook, YouTube, Instagram, TikTok, dsb.

Tak hanya itu, potensi lainnya di Desa Belok Sidan juga terdapat air terjun Penikit yang sangat asri di mana pada kawasan air terjun tersebut terdapat juga sumber air panas, menjadikan tempat tersebut berpotensi menjadi destinasi wisata baru untuk relaksasi, healing hingga selfie.

Destinasi berikutnya adalah Bendungan Sidan yang merupakan salah satu dari 65 bendungan dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) yang ditargetkan rampung pada tahun 2023.

Salah satu tokoh masyarakat desa Belok Sidan yang juga sebagai ketua Korwil Ikatan Motor Indonesia (IMI) Badung Gede Agustina Sudarsana, menjelaskan, di desanya telah beberapa kali mengadakan event balap motor melintasi alam di daerah Belok Sidan dan sekitarnya.

BACA :  Wabup Suiasa Hadiri Peresmian Monumen Pahlawan Nasional Brigjen (Anumerta) I Gusti Ngurah Rai

Berbagai event berpotensi dikembangkan di Belok Sidan seperti lari lintas alam, balap sepeda, arung jeram, bahkan aktifitas yang memacu adrenalin seperti atraksi bungee jumping di jembatan Tukad Bangkung pun pernah diadakan di akhir tahun 2022.

“Potensi sport tourism apalagi dengan nuansa alam sangatlah besar dalam menarik minat wisatawan dalam dan luar negeri, dan bukan kebetulan desa Belok Sidan secara struktur alam yang berbukit-bukit dengan air terjun, sungai dan hutan-hutan yang ada akan menambah daya tarik mereka untuk datang, serta ditambah dengan adanya jembatan Tukad Bangkung dan Bendungan Sidan yang akan diresmikan di tahun 2023,” ungkapnya.

Lebih jauh Agustina mengungkapkan, bonus letak geografis desa Belok Sidan di ketinggian di atas 1000 meter dengan kontur alam yang berbukit-bukit tentunya bisa dimanfaatkan tidak hanya sebagai tempat wisata dan sport tourism tapi juga bisa menjadi tempat pemusatan latihan bagi berbagai cabang olahraga, karena dengan ketinggian tersebut maka seorang atlet yang berlatih di tempat itu dalam jangka waktu tertentu dapat mengoptimalkan kebugaran fisiknya.

Potensi yang sedemikian besar dari desa Belok Sidan seyogyanya dapat disebarluaskan baik kepada masyarakat, investor, maupun pejabat terkait agar bisa mengoptimalkan potensi itu menjadi suatu aktifitas yang dapat menberi keuntungan secara ekonomis yang pada akhirnya akan meningkatkan ketahan pangan bagi masyarakat di desa tersebut.

BACA :  Terbesar di Bali, Timezone Hadir di MBG Ada Room Party

“Di zaman serba tehnologi seperti saat ini bebagai cara bisa dilakukan baik cara konvensional seperti promosi wisata melalui media cetak dan elektronik, maupun cara kekinian yang tidak kalah potensinya yaitu promosi melalui media sosial dengan berbagai platform yang ada seperti Facebook, YouTube, Instagram, maupun TikTok,” pungkasnya.

Melihat besarnya potensi Desa Belok Sidan, pembimbing KKN-PPM Unwar tahun 2023, Dr. Tanjung Subrata, M.Repro, mengarahkan para mahasiswa untuk tidak hanya melakukan program kerja nyata langsung pada masyarakat seperti gotong- royong, penyuluhan kepada masyrakat dan anak-anak, namun turut untuk mengembangkan platform media sosial dalam bentuk Instagram dan TikTok yang meliput aktifitas mereka selama KKN tersebut.

Pihaknya menambahkan, potensi kreativitas dan jejaring para mahasiswa itu bisa dioptimalkan agar kegiatan-kegiatan mereka selama KKN dapat juga menjadi ajang promosi Desa Belok Sidan terutama potensi-potensi Agrowisata yang telah dijelaskan di atas.

“Hal ini kami harapkan dapat mempromosikan Desa Belok Sidan yang memiliki potensi begitu besar kepada masyarakat sehingga pada akhirnya Desa Belok Sidan dapat berkembang dari desa yang mengandalkan hasil pertanian dan perkebunan menjadi desa agrowisata yang lebih menjanjikan secara ekonomi,” harapnya.

Dengan dibuatkan account medsos yang dikemas terkait potensi Desa Belok Sidan, diakhir periode KKN ini account tersebut akan diserahkan kepada para pemuda dalam wadah STT di desa itu agar bisa berkelanjutan dan bisa digunakan oleh generasi mahasiswa berikutnya yang akan bertugas disana sehingga ada kelanjutannya.

Penulis: Budiarta

Editor: Oka Suryawan

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -

Most Popular