Minum Minuman Keras, Pekerja Proyek Berkelahi Lempar Teman dengan Batako

    Minum Minuman Keras, Pekerja Proyek Berkelahi Lempar Teman Dengan Batako
    Kanitreskrim Polsek Sukawati IPTU I GST NGR Jaya Winangun, S.H (kiri), tersangka Prasetyo dan Dhego Utomo (tengah), Kapolsek Sukawati AKP Suryadi (kanan) saat Press Releass di Mapolsek Sukawati, Selasa (28/5). - Foto: Ketut Catur Kusumaningrat.

    GIANYAR, Balipuspanews.com – Dibawah pengaruh minuman keras, dua orang pekerja proyek yakni Prasetyo (19) serta Dhego Utomo (23) melakukan perkelahian dan melakukan penganiayaan dengan cara melempar pecahan batako kepada temannya satu proyek di Gudang proyek Politron Banjar Manyar, Desa Ketewel, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, Senin (27/5) sekira pukul 14.00 wita.

    Korban yakni temannya yang dilempar dengan pecahan batako yaitu Iwan Junaidi yang tiada lain teman satu kampungnya.

    Kejadian perkelahian serta penganiayaan ini bermula ketika kedua orang tersangka Prasetyo dan Dhego Utomo bersama korban Iwan Juniadi serta 5 orang temannya yang yakni Saiful, Sugito, Nanda, Candra, dan Bayu sedang minum minuman keras di area Gudang proyek Politron.

    Kemudian karena terpengaruh minuman keras terjadilah cekcok diantara Saiful dengan Candra, melihat temannya berkelahi lalu tersangka Prasetyo dan korban Iwan Junaidi berusaha melerai.

    Ikut emosi pada saat melerai, tersangka Prasetyo kemudian hendak memukul Saiful. Namun usahanya dihalangi oleh korban Iwan, tidak terima dihalangi kemudian tersangka mengambil pecahan batako dan melemlarkannya ke arah wajah korban serta diikuti oleh tersangka Dhiego Utomo.

    “Sebelumnya tidak ada permasalahan diantara mereka, karena emosi dan dipengaruhi minuman keras lalu terjadilah perkelahian serta penganiayaan tersebut,” ungap Kapolsek Sukawati AKP Suryadi saat Press Release di Mapolsek Sukawati, Selasa (28/5).

    Tersangka Prasetyo mengakui perbuatannya tersebut lantaran dirinya emosi dan dalam pengaruh minuman keras. “Saya sedang minum, lihat temen betkelahi niatnya misahin. Tapi saya kesel, awalnya mau lempar pecahan batako ke yang lain. Tapi malah yang kena Iwan,” katanya.

    Korban Iwan Junaidi mengalami sejumlah luka di kepalanya dan mengalami sebelas jaritan,”Total sebelas jaritan, yang belakang tujuh jaritan dan yang di depan empat jaritan,” ungkapnya.

    Kejadian perkelahian dan penganiayaan tersebut dilaporkan oleh masyarakat ke Polsek Sukawati, setelah mendapat laporan tersebut petugas dari Reskrim mengamankan tersangka dan korban beserta barang bukti ke Mapolsek Sukawati.

    “Yang melaporkan itu masyarakat, jadi kami mendapat laporan langsung kesana (ke TKP, red),” ujar AKP Suryadi.

    Akibat perbuatan tersebut, tersangka telah melanggar pasal 170 Ayat (2) ke 1 KUHP dengan ancaman kurungan hingga 5 tahun penjara.(catur/bpn/tim).

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here