Advertisement
download aplikasi Balipuspanews di google Playstore

Singaraja, balipuspanews.com — Ratusan  umat Muslim di Banjar Yeh Bau, Desa Tembok, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng, berkumpul di halaman Masjid Al Ikhsan pada Kamis (14/6) malam, untuk mengikuti tradisi takbir keliling menyambut Hari Raya Idul Fitri 1439 H yang jatuh pada Jumat (15/6).

Dalam takbir keliling, pihak panitia Pentas Takbir menyiapkan satu unit kendaraan hias dengan kreasi bertema Idul Fitri 1439 H, lengkap dengan lampu penuh warna-warni.

Takbir bergemuruh seiring pawai takbir yang bertolak dari halaman Masjid Al Ikhsan dengan pengawalan anggota Polsek Tejakula.

Lahmudian selaku Takmir Masjid Al Ikhsan mengatakan bahwa kegiatan Pentas Takbir adalah ungkapan kegembiraan menyambut Hari Kemenangan umat muslim sesudah melaksanakan puasa Ramadhan. Mereka pun kini menyambut datangnya 1 Syawal 1439 H dengan rasa gembira.

Lahmudin dipercaya selaku Takmir selama tiga periode mengaku, pihaknya memang sudah menyiapkan satu unit kendaraan hias dalam pawai pentas takbir menyambut lebaran.

Pawai takbir yang diikuti ratusan warga muslim Yeh Bau akan melintasi jalan nasional jurusan Tejakula- Karangasem.

“Jarak tempuhnya kurang lebih 500 meter, dari arah barat menuju timur. Ya, dari Banjar Yeh Bau sampai Banjar Ngis saja, dan langsung kembali ke Masjid,” ungkap Lahmudin, Kamis (14/6) malam.

Selain melangsungkan takbiran keliling, suguhan kesenian Rebana, dan Madrosa turut melengkapi kemeriahan pentas takbir.

Terpisah, ratusan umat Muslim di Kota Singaraja nampak memadati lapangan Eks Pelabuhan Buleleng. Mereka pun menggelar tradisi Takbir keliling menyambut hari Raya Idul Fitri.

Sekretaris Pengurus Hari Besar Islam (PGBI) Kabupaten Buleleng, Muchlis mengatakan, Takbir keliling yang diselenggarakan tahun ini tidak jauh berbeda degan tahun-tahun sebelumnya. Dimana, para peserta berjumlah kurang lebih 1.500 orang akan berjalan kaki mulai dari Eks Pelabuhan Buleleng menuju ke Jalan Imam Bonjol, Jalan Dr Sutomo, Jalan Ahmad Yani, Jalan Dewi Sartika Utara, Jalan Merak, Jalan Patimura, Jalan Erlangga, hingga berakhir kembali di Eks Pelabuhan Buleleng.

Layaknya pawai ogoh-ogoh, para peserta takbir berkeliling nantinya akan mengitari pusat kota Singaraja. Namun yang diarak oleh peserta adalah ikon masjid di wilayahnya masing-masing. Ikon tersebut juga dibuat dari bahan styrofoam.

“Jumlah peserta kurang lebih 1.500 orang. Terdiri dari majelis taklim, remaja masjid yang ada di seluruh Kecamatan Buleleng,” kata Muchlis.

Tahun ini, tradisi takbir keliling kata Muchlis diberi tema ‘Dengan Adanya Semangat Idul Fitri Kita Tingkatkan Nilai Taqwa dan Persatuan Umat Dalam Menjaga Keutuhan NKRI’.

“Ya tema itu dipilih untuk menjaga kondisi wilayah agar tetap utuh.  Kami juga sangat terbuka jika umat lain juga ikut meramaikan takbir keliling ini,” jelasnya.

Tinggalkan Komentar...