Minggu, Juli 21, 2024
BerandaDenpasarModus Pura-pura Minta Donasi, Lihat Rumah Korban Sepi Langsung Beraksi

Modus Pura-pura Minta Donasi, Lihat Rumah Korban Sepi Langsung Beraksi

DENPASAR, balipuspanews.com – Ini merupakan modus baru yang dilakukan maling bernama AANP,42. Pria yang tinggal di Jalan Tangkuban Perahu, Denpasar Barat ini mendatangi rumah calon korbannya berpura-pura minta donasi.

Namun setelah melihat rumah korbannya sepi, pria kelahiran 20 Juni 1978 ini langsung beraksi mencongkel jendela kamar dan menggasak barang-barang korban.

Rumah yang menjadi sasaran terakhir pelaku adalah rumah IWHR,28 di Jalan Gunung Athena, Denpasar. Ia beraksi di rumah tersebut, pada Selasa (23/2/2021) sekitar pukul 17.00 WITA.

Menurut Kanit Reskrim Polsek Denpasar Barat, AKP Andi Muh Nurul Yaqin, tersangka Prasasti datang ke rumah korban berpura-pura meminta donasi. Kebetulan, saat itu rumah korban dalam keadaan sepi.

Mantan Kanitreskrim Polsek Kuta Selatan itu mengatakan korban Wayan Handi Riana beserta keluarga pergi sembahyang dan meninggalkan rumah dengan keadaan terkunci.

“Melihat rumah korban kosong tanpa penghuni, tersangka mencongkel jendela dan mengambil barang-barang di dalam rumah,” ujarnya Minggu (28/2/2021).

Barang yang dicuri tersangka yakni 1 buah laptop, 1 jam tangan, 1 cincin emas seberat 7 gram, dan uang pecahan dollar sebanyak 300 dollar. Tak lama, sekitar pukul 19.15 WITA, korban pulang melihat jendela kamar terbuka dan harta bendanya sudah hilang dicuri.

BACA :  Berantas Tindak Pidana Korupsi, Pemkot Denpasar Bersama KPK RI Gelar Rakor

AKP Yaqin mengatakan berdasarkan hasil penyelidikan tersangka P dibekuk di Jalan Gunung Athena, Denpasar, Kamis (25/2/2021). Hasil interogasi, tersangka mengaku masuk ke rumah korban dengan mencongkel jendela dengan obeng dan linggis.

Dalam pengakuannya, barang bukti berupa laptop curian sudah dijual ke RTC di toko Hastomo. Sementara uang dollar ditukar di money changer di Kerobokan. Untuk perhiasan emas dijual di Diponegoro Denpasar.

Polisi mengamankan barang bukti berupa 1 unit laptop, 1 jam, sisa uang Rp515.000, 1 motor Scoopy, 1 lembar struke money changer dan 1 lembar kain hitam dan selendang.

“Dia juga mengaku mencuri di 3 lokasi di Gunung Lumut, Tangkuban Perahu dan di Jalan Gung Salak dengan modus yang sama pura-pura minta donasi,” tegasnya.

Penulis : Kontributor Denpasar 

Editor : Oka Suryawan

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -

Most Popular