Dr. Ir. Gede Sedana, M.Sc.,M.MA., Rektor Universitas Dwijendra
sewa motor matic murah dibali

DENPASAR TIMUR, Balipuspanews.com– Momentum hari Saraswati yang merupakam hari pemujaan Tuhan dengan manifestasinya sebagai dewanya Ilmu Pengetahuan, diperingati oleh Universitas Dwijendra Denpasar yang dibarengi dengan pelaksanaan Mejaya-Jaya Rektor baru dan pejabat struktural di lingkungan Dwijendra.

Ketua Yayasan Dwijendra Denpasar Dr. I Ketut Wirawan, SH., M.Hum,
mengatakan momentum hari Saraswati sangat tepat meruoakan hari baik sebagai hari turunnya ilmu pengetahuan dan sekaligus dilakukan ritual “Mejaya-Jaya” karena hari Saraswati sekalian nyambung dengan tugas yang akan dilaksanakan oleh pejabat  sesuai bidangnya dibidang Pendidikan.

“Diharapkan mulai dari awal perayaan Saraswati, Banyupinaruh, Pagerwesi, disana mulai dikukuhkan, perayaan  Pagerwesi yang bermakna  keteguhan, memulai hari dengan tugas yang dilaksanakan,” tegasnya.

Harapan pada rektor baru dan tenaga baru, ini tentu akan memberi energi baru, demi kemajuan Undwi, dimana  Rektor baru harus mampu melebihi. Disamping Rektor lama sebagai  pendahulu, sebagai pembangun dari bawah. Kini rektor baru tinggal melanjutkan.” Apa yang sudah baik dilanjutkan, yang kurang diperbaharui dan mencari yang lebih baik lagi, imbuhnya.

Tantangan kedepan, sebut Wirawan, sanagt berat, terkait kepercayaan masyarakat, akreditasi, sangat penting. Yang tak kalah penting juga  melakukan regenerasi. Seperti sekarang ini beberapa dosen sudah lanjut umur, tentu akan melakukan  perekrutan dosen baru. Nah, tentu dengan direkrutnya dosen baru, pihaknya akan mengajarkan secara tepat, untuk mengemban tongkat estapet dosen senior.

“Kalo dosennya yang kurang bagaimana mendapatkan mahasiswa yang baik,”tandasnya.

Senada juga dikatakan Dr. Ir. Gede Sedana, M.Sc.,M.MA., selaku  Rektor anyar Universitas Dwijendra Denpasar,  perayaan hari Saraswati  ini sekalian dengan proses Mejaya-Jaya,  baik pejabat baru, dosen, dan mahasiswa agar diberkahi atau diturunkan ilmu pengetahuan yang bagus, berbudi, dan beretika, untuk kepentingan Dwijendra.

“Kami dari civitas akademika Dwijendra selalu berharap mampu melahirkan  para sarjana yang memiliki ilmu pengetahuan dan  teknologi yang senantiasa berubah. Sesuai visi-misi Yayasan Undwi yang menekankan nilai budaya dan agama hindu di bali,” jelasnya.

Melalui momen ini juga, Undwi akan berbenah didalam secara internal agar mampu memperbaiki kualitas pembelajaran dan  ilmu pengetahuan dan teknologi, menghasilkan output yang menjadi luaran sesaui dengan standar peraturan dari Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti).

Setelah ini, lanjut Sedana, kembali bersama seluruh civitas akademika Undwi untuk kembali mengikuti perkuliahan susai sebagaimana biasanya. Sesuai standar dan kompetensi yang dihasilkan  masing-masing Program studi  (Prodi).

“Kedepan masing-masing Prodi akan mampu menciptakan sarjana-sarjana atau lulusan sesuai dengan bidang kompetensi, ditambah keterampilan khusus yang diberikan dan teori yg diberikan dalam perkuliahan,” tandasnya. (Bud/bpn/tim).

Tinggalkan Komentar...