Motor Listrik Merambah, PLN Tawarkan Bisnis SPKLU

Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) untuk kendaraan Listrik
Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) untuk kendaraan Listrik

DENPASAR, balipuspanews.com – Manager Pemasaran PLN UID Bali, Oscar Praditya memberikan ruang untuk para pebisnis di Pulau Dewata khususnya yang tertarik untuk berbisnis SPKLU. Saat ini PLN sedang merumuskan pengembangan bisnis SPKLU dengan sistem Revenue Sharing berbasis Sharing Economy.

“Bagi pengusaha yang tertarik untuk berbisnis SPKLU, kedepannya akan ada model – model bisnis yang bisa dikerjasamakan yang dapat PLM tawarkan,” demikan diungkapkan Osxar dalam acara temu media di Rumah Makan Betutu Jl. Merdeka, Rabu (26/1/2022).

Ia menambahkan saat ini terdapat 4 titik lokasi stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) telah rampung pembangunannya.

Menurutnya, bisnis ini merupakan bisnis masa depan yang akan menjanjikan, karena kendaraan berbasis fosil secara perlahan akan mulai ditinggalkan, dan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai lah yang lebih sesuai untuk perkembangan zaman.

“Kami sudah siap untuk mengawal perubahan konsumsi energi masyarakat melalui KBLBB ini, infrastruktur siap, termasuk aplikasi pendukung yakni Charge.In juga telah dikembangkan,” ungkap Oscar.

Fitur layanan terbaru Charge.In sebagai pendukung SPKLU pada aplikasi PLN Mobile dikembangkan guna mempermudah pelanggan dalam bertransaksi dan mencari titik lokasi SPKLU yang terdekat.

“Fitur tambahan ini diharapkan mampu menambah kenyamanan pelanggan khususnya pengguna kendaraan listrik untuk bertransaksi saat menggunakan SPKLU yang terintegrasi dengan dompet digital,” jelasnya.

Terkait dukungan G20, lanjut Oskar, PLN UID Bali tengah membangun 21 unit (SPKLU) di beberapa lokasi strategis untuk mendukung pertumbuhan ekosistem kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB) di Bali.

Selain itu, pembangunan ini dimaksudkan untuk menunjang penyelenggaraan Konferensi Tingkat tinggi (KTT) G20 yang diselenggarakan pada tahun ini.

“SPKLU yang telah selesai, seluruhnya berkapasitas 25 – 50 kW dan dibangun dengan memanfaatkan lokasi – lokasi strategis milik PLN,” terang Oscar.

Ia menambahkan bahwa saat ini terdapat 11 titik SPKLU yang sedang dikebut pengerjaannya dan ditargetkan akan selesai pada Maret 2022.

“Kami optimis pembangunan SPKLU mampu mendorong animo masyarakat untuk beralih menggunakan kendaraan listrik,” pungkasnya.

Penulis: Budiarta

Editor: Oka Suryawan

Redaksi | Pasang Iklan | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik | Privacy Policy | Copyright | About Us
Member of
Exit mobile version