Motor Meningkat ASDP Siap Operasikan 42 Kapal

Kapal yang disiapkan untuk melayani penyeberangan selama mudik lebaran.
Kapal yang disiapkan untuk melayani penyeberangan selama mudik lebaran.

JEMBRANA, balipuspanews.com– Pemudik yang menyeberang ke Jawa mulai mengalami peningkatan, namun peningkatan itu belum signifikan.

Untuk mengantisipasi lonjakan pemudik terutama diprediksi mukai H-5 PT ASDP selaku penyedia jasa penyebrangan juga sudah mempersiapkan diri. Selain menyiapkan sarana dan sarana di pelabuhan untuk mendukung kelancaran bongkar muat kapal, juga sudah menyiapkan armada yang akan melayani penyeberangan.

Saat ini di penyeberangan lintas Jawa-Bali ada 46 unit kapal. Dari jumlah itu saat ini ada 4 kapal yang sedang menjalani perawatan rutin atau docking.

“Kapal yang siap operasi ada 42 unit. Jika nanti terjadi lonjakan penumpang maka semua akan kita operasikan,” ujar Manajer Usaha ASDP Gilimanuk Djumadi, Sabtu (23/4/2022).

Baca Juga :  Disbudpar Akui Belum Maksimal Awasi Aktivitas Wisata Rafting di Karangasem

Menurut Djumadi saat ini arus penumpang yang menyebrang ke Jawa masih normal. Memang ada peningkatan sepeda motor namun hanya 30 persen dari hari biasa tetapi jumlah itu tidak banyak begitupula dengan angkutan logistic yang meningkat 5 persen.

Sedangkan untuk mobil justru mengalami penurunan. Sehingga pola pengoperasian kapal masih tetap normal yakni 28 unit dengan rincian 16 unit untuk kapal di dermaga Movile Bridge (MB) dan ponton serta unit 12.di dermaga landing Craft Macine (LCM).

“Saat ini masih tergolong normal sehingga belum dilakukan penambahan kapal yang beroperasi,” jelasnya.

Untuk pembelian tiket online bisa dilakukan diagen-agen resmi dan pemudik diharapkan membeli disana dan juga lebih bisa membeli sendiri melalui aplikasi Ferizy.

Baca Juga :  Ular Masuk Dapur, Warga Subagan Lapor Damkar

Untuk masa waktu tiket dimana tiket baru bisa dibeli 5 jam sebelum menyeberang dan jika setelah dibeli lewat dari 5 jam tiket hangus, Djumadi mengatakan, jika nanti terjadi antrean lama maka pemberlakukan tiket akan disesuaikan.

“Untuk tiket kita akan fleksibel nanti dengan melihat situasi dan kondisi,” ungkapnya.

Penulis: Anom

Editor: Oka Suryawan