Senin, Juni 24, 2024
BerandaBulelengMotor Tersenggol Bus, Satu Orang Dinyatakan Meninggal Dunia

Motor Tersenggol Bus, Satu Orang Dinyatakan Meninggal Dunia

BULELENG, balipuspanews.com – Peristiwa kecelakaan lalulintas (lakalantas) melibatkan sepeda motor dan bus yang membawa 44 penumpang terjadi di Kilometer 58,3 Jalan Singaraja-Gilimanuk tepatnya di Banjar Dinas Sendang Lapang, Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak, Buleleng. Peristiwa yang terjadi Kamis (16/5/2024) sekitar pukul 19.30 WITA pun merenggut nyawa satu penumpang sepeda motor.

Kasi Humas Polres Buleleng AKP Gede Darma Diatmika menjelaskan lakalantas itu bermula dari sepeda motor Honda Vario dengan nomor polisi DK 6093 UI dan Bus Roda 6 dengan nomor polisi K1680 BW datang dari arah timur (Singaraja) menuju ke arah Barat (Gilimanuk).

Sesampainya di tempat kejadian, sopir bus AS,35 asal Sidoarjo, Jawa Timur coba mendahului sepeda motor Honda Vario yang dibawa oleh IKS,48, dengan membonceng NKS,48, dan KPP,10. Saat itu, bus menyenggol samping kanan sepeda motor Vario hingga oleng serta jatuh keluar ke badan jalan dan berhenti di bahu jalan, saat bersamaan NKS diduga terjatuh dan masuk ke dalam kolong bus.

“Korban (NKS,red) terjatuh terguling dan masuk kolong kendaraan (Bus) kemudian tergilas ban belakang kiri sehingga korban meninggal dunia di lokasi kejadian sedang Sulastra dan Puspa dalam kondisi sehat,” ungka AKP Darma, Jumat (17/5/2024).

BACA :  Menko PMK: Pentingnya penanaman nilai-nilai keagamaan dan moral sebagai pedoman kehidupan manusia sejak dini

AKP Darma menambahkan terkait sopir dan penumpang bus dalam kondisi sehat, lalu untuk penyebab meninggalnya korban yang beralamat di Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak, Buleleng ini lantaran tidak menggunakan helm sehingga mengalami cidera kepala berat, robek pada dada, dan luka robek di bagian kaki kanan

Sementara itu berdasarkan hasil olah TKP, pihak kepolisian menyimpulkan kecelakaan lalulintas antara sepeda motor Vario dan bus lantaran sopir bus tidak memperhatikan laju kendaraannya saat hendak mendahului.

“Karena kurang kehati-hatian sopir bus pada saat mendahului sepeda motor sehingga terjadinya laka lantas,” pungkas dia.

Penulis : Nyoman Darma 

Editor : Oka Suryawan 

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -

Most Popular