MENGWI, Balipuspanews.com – Musrenbang RKPD Kabupaten Badung tahun 2019 Kecamatan Mengwi dilaksanakan, di ruang Rapat Nagara Bhakti Kantor Camat Mengwi, Selasa (12/2). Musrenbang Kecamatan Mengwi dibuka oleh Kepala Bappeda I Made Wira Dharmajaya serta dihadiri Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa, Camat Mengwi I Gusti Ngurah Gede Jaya Saputra, Pimpinan Perangkat Daerah Badung, Kepala UPT se-Kec. Mengwi, perwakilan Organisasi Wanita Kab. Badung, Muspika Kec. Mengwi, Perbekel/Lurah se-Kecamatan Mengwi, Ketua BPD dan LPM dan Bendesa Adat se-Kec. Mengwi serta Tokoh Masyarakat/Tokoh Profesi se-Kec. Mengwi.

Tujuan Musrenbang ini adalah untuk membahas dan menyepakati usulan rencana kegiatan pembangunan di Desa/Kelurahan yang akan menjadi prioritas pembangunan di wilayah Kecamatan. Dimana kegiatan tersebut yang belum tercakup dalam kegiatan pembangunan Desa, dan kegiatan tersebut akan diarahkan berdasarkan tugas dan fungsi dari Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Badung.

sewa motor matic murah dibali

Musrenbang Kecamatan Mengwi mengangkat tema pembangunan daerah Kabupaten Badung tahun 2020 yakni “Peningkatan Pertumbuhan Ekonomi dan Kualitas Sumber Daya Manusia Melalui Inovasi Pelayanan Dasar dan Infrastruktur Berwawasan Lingkungan”.

Camat Mengwi I Gusti Ngurah Gede Jaya Saputra melaporkan secara teknis pada tahun ini pelaksanaan Musrenbang RKPD mempergunakan sistem informasi perencanaan pembangunan daerah (E-MUSRENBANG). “Perencanaan seperti ini akan menghasilkan data yang mudah, cepat, tepat dan sesuai dengan arahan yang terkandung dalam permendagri 86 tahun 2017,” terangnya.

Adapun agenda prioritas pembangunan Kabupaten Badung untuk dijadikan daftar kegiatan prioritas di Kecamatan Mengwi Tahun 2020 yang dibahas pada Musrenbang RKPD ini adalah Bidang Sandang, Pangan dan Papan jumlah usulan 359 dengan jumlah biaya yang di perlukan Rp. 531.753.112.343, Bidang Kesehatan dan Pendidikan yaitu 267 usulan dengan jumlah biaya yang diperlukan Rp. 199.728.992.000, Bidang Jaminan Sosial dan Ketenagakerjaan yaitu 13 usulan dengan jumlah biaya mencapai Rp. 1.455.000.000, Bidang Adat, Agama dan Budaya dengan jumlah usulan 11 dengan jumlah biaya Rp. 2.640.000.000, untuk Bidang Pariwisata jumlah usulan 8 dengan jumlah biaya Rp. 129.953.000.000. Jumlah seluruh usulan mencapai 658 usulan dengan jumlah biaya yang diperlukan mencapai Rp. 865.530.104.343.

Kepala Bappeda I Made Wira Dharmajaya mengatakan, musrenbang kecamatan wajib dilaksanakan dalam proses penyusunan dokumen perencanaan pembangunan daerah. Melalui forum ini akan menentukan kematangan dan kemantapan usulan kegiatan yang pada nantinya akan kami manfaatkan untuk penyempurnaan rancangan awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah RKPD dalam mempersiapkan RKPD secara berkesinambungan dan terintegrasi.

Dalam Musrenbang Kecamatan ini juga akan dibuka ruang komunikasi antar stakeholder (Pemerintah, Masyarakat dan Sektor Pariwisata) dalam penyusunan RKPD 2020, dengan tujuan untuk penajaman, penyelarasan, klarifikasi dan kesepakatan usulan rencana kegiatan pembangunan di desa yang diintegrasikan dengan prioritas pembangunan daerah di kecamatan.

Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa menyampaikan terima kasih kepada segenap jajaran di Kecamatan Mengwi yang telah melaksanakan Musrenbang dari tingkat Desa/Kelurahan se-Kecamatan Mengwi yang nantinya akan berlanjut ke tingkat Kabupaten Provinsi dan Nasional. “Pelaksanaan Musrenbang ini merupakan amanah konstitusional dalam penyelenggaran pemerintahan dan pembangunan daerah,” ungkap Wabup Suiasa.

Lebih lanjut disampaikan Musyawarah Kecamatan ini mengacu pada dokumen-dokumen daerah yaitu: Visi misi, RPJMD dan konsep Program Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PPNSB) dan 5 prioritas program pembangunan dan mengacu pada potensi wilayah setempat.

Dalam rangka untuk mempercepat pertumbuhan dan dinamika pembangunan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat maka akan dilihat potensi-potensi yang akan dikembangkan terutama fasilitas umum dan infrastruktur dasar kebutuhan masyarakat.

“Untuk di Kecamatan Mengwi fasilitas yang akan dibangun antar lain fasilitas kesehatan seperti Puskesmas tingkat 1 di Desa Sembung dan pembangunan 3 unit gedung baru di RSUD Mangusada, untuk fasilitas umum rencana pembangunan stadion bertaraf Nasional di GOR Mengwi beserta kelengkapannya serta pembangunan short cut- short cut untuk mengurai kemacetan serta memperlancar perekonomian masyarakat salah satunya short cut pererenan-canggu dan mengwitani tepatnya di kantor Polres Badung ke timur, serta pembangunan infrastruktur dasar kebutuhan masyarakat seperti pembangunan sekolah menengah pertama di cemagi dan pererenan,” terangnya. (bud/bpn/tim)

Tinggalkan Komentar...