Nabrak Truk, Pengendara Motor Tewas

Polisi saat melakukan olah TKP di lokasi kecelakaan truk melawan sepeda motor
Polisi saat melakukan olah TKP di lokasi kecelakaan truk melawan sepeda motor

BULELENG, balipuspanews.com – Tragis benar nasib Muhamad Yunus,30. Pria asal Sukabumi, Jawa Barat ini meregang nyawa setelah sepeda motor yang dikendarainya menabrak truk di jalan raya Seririt – Singaraja.

Saat itu, korban dibonceng oleh Ahdad Arya,17, mengendarai sepeda motor Honda Vario DK 3186 UAB. Kejadiannya berlangsung Minggu (7/8/2022) sekitar pukul 20.45 WITA.

Berdasarkan informasi dari pihak kepolisian kecelakaan itu berawal saat sebuah truk tronton dengan nomor polisi N 9701 UC yang dikemudikan Ahmad Rifai,52, asal Jember itu datang dari arah Jalan Seririt-Singaraja menuju Jalan Ahmad Yani.

Namun disaat bersamaan dari belakang truk, tiba-tiba muncul pengendara motor Honda Vario mendahului dari kanan dan langsung seketika berbelok ke kiri. Sontak pengendara truk yang terkejut tidak bisa mengendalikan situasi dan kecelakaan akhirnya tidak bisa dihindarkan.

“Dugaan sementara pengendara motor ini mendahului truk tronton dari kanan lalu tiba-tiba langsung berbelok ke arah kiri memotong jalur truk hingga kecelakaan terjadi,” ungkap Kasi Humas Polres Buleleng AKP Gede Sumarjaya saat dikonfirmasi, Senin (8/8/2022).

Akibat kecelakaan itu pengendara sepeda motor yakni Ahdad Arya mengalami lecet pada kedua tangan, bahu kanan, dan dalam kondisi sadar dirawat di Rumah Sakit Umum Paramasidhi Singaraja. Lalu pengendara truk tronton Ahmad Rifai masih dalam keadaan sehat.

Sedangkan yang dibonceng menggunakan sepeda motor yakni Muhammad Yunus harus meregang nyawa usai menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Paramasidhi Singaraja akibat mengalami luka terbuka di perut serta pahanya usai peristiwa kecelakaan itu.

“Sopir truk dan pengendara motor selamat hanya mengalami sedikit luka lecet. Kalau yang dibonceng yakni Muhammad Yunus itu baru dinyatakan meninggal dini hari tadi sekitar pukul 01.30 WITA akibat luka terbuka di perut dan pahanya,” papar AKP Sumarjaya.

Kini usai melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di Simpang empat menuju Pantai Penimbangan itu. Pihak kepolisian Unit Lalulintas Mapolres Buleleng masih mendalami peristiwa kecelakaan lalulintas itu untuk mengetahui penyebab lebih rinci peristiwa yang menyebabkan satu nyawa melayang.

Penulis : Nyoman Darma

Editor : Oka Suryawan