Minggu, Mei 19, 2024
BerandaDenpasarNahan Lapar Tidak Makan Dari Pagi, Pemotor Main Pukul Karena Emosi

Nahan Lapar Tidak Makan Dari Pagi, Pemotor Main Pukul Karena Emosi

DENPASAR, balipuspanews.com – Menahan lapar tidak makan dari pagi hingga sore, memang ujian berat bagi pria berinisial DG,35. Apalagi saat itu ia mengendarai sepeda motor, dan buru-buru akan pulang. Tapi apes, situasi jalanan macet hingga membuatnya naik pitam.

Saat terjadi kemacetan di Jalan Hasanuddin, Denpasar, pada Kamis (21/3/2024) sekitar pukul 17.30 WITA, pria asal Pemecutan, Denpasar Barat itu mengendarai motornya zig-zag sembari berteriak meminta pengendara lainnya untuk minggir.

Teriakan pelaku itu disahut oleh korban, KW,22, yang sama-sama melintas di Jalan Hasanuddin. Tidak terima disahut, pelaku turun dari motornya dan langsung memukul korban hingga bibirnya berdarah.

“Melihat kejadian itu pengendara lainnya berhenti dan berusaha melerai keduanya. Pelaku langsung diamankan petugas Satlantas yang saat itu ada di TKP,” ujar Kapolsek Denpasar Barat Kompol I Gusti Made Agung Ari Herawan, pada Jumat (22/3/2024).

Korban yang tak terima dianiaya selanjutnya melapor ke Polisi Selanjutnya, pelaku DG diamankan di TKP untuk dimintai pertanggungjawabanya.

Dipemeriksaan, DG pekerja security itu mengaku dirinya emosi karena lapar akibat sejak pagi belum makan. Dia ingin cepat tiba di rumah.

BACA :  Dua Bulan Berlalu, Pelaku Pembuang Bayi di Waringin Belum Terungkap

“Pelaku katanya lapar karena sejak pagi belum makan. Pelaku marah karena terjebak macet hingga meluapkan emosi memukul korban,” ungkapnya didampingi Kasi Humas Polresta Denpasar AKP Ketut Sukadi.

Hingga, kasus ini akhirnya dimediasi oleh petugas di sana hingga keduanya sepakat untuk berdamai. Masalah itu diselesaikan secara kekeluargaan dan tidak menempuh jalur hukum. Pernyataan damai secara kekeluargaan itu juga dibuatkan dalam bentuk surat pernyataan yang ditandatangani kedua belah pihak.

“Pelaku mengaku khilaf dan meminta maaf kepada korban. Sebaliknya korban juga memaafkan pelaku dan sepakat untuk damai secara kekeluargaan. pelaku berjanji tidak akan mengulangi perbuatan serupa baik kepada korban maupun orang lain,” ungkapnya.

Penulis: Kontributor Denpasar

Editor: Oka Suryawan 

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -
TS Poll - Loading poll ...

Most Popular