Tubuh Nengah Ariawan pekerja galian C diangkat oleh warga setelah korban tewas tergencet truck diareal proyek Goto banjar lebih, Sebudi, Karangasem
Advertisement
download aplikasi Balipuspanews di google Playstore

Karangasem, balipuspanews.com- Akhir hidup yang cukup tragis dialami Nengah Ariawan, 31, asal banjar dinas Pendem, Muncan, Selat, Karangasem. Pria malang itu tewas tergencet truck saat menaikan batu diareal proyek GOTO galian C banjar Lebih, Sebudi, Selat, Karangasem sekitar pukul 11.15  Wita, Rabu ( 3/10/2018).

Informasi yang dikumpulkan Balipuspanews.com di TKP menyebutkan, sekitar pukul 11.00 Wita korban bersama tiga orang lainnya sedang menaikan batu ke truck dikedalaman kurang lebih 30 meter. Tiba- tiba tebing dibagian timur truck longsor dan menghantam truk. Saat itu, dilokasi ada dua truk berdampingan masing- masing  truck  DK 9568 PG dan  DK 9568 UE.

Korban yang panik berusaha menyelamatkan diri dengan berlindung dicelah kedua truck. Apes, badan truck yang tertimpa longsor bergerak dan menjepit tubuh korban hingga tewas. Sementara tiga rekan korban nyawanya selamat setelah berlari dari lokasi.

Peristiwa tersebut oleh Wayan Sutika, salah satu warga Lebih, Sebudi dilaporkan ke Mapolsek Selat. Mendengar kabar korban tergencet, warga sekitar bergerumul mendatangi lokasi untuk melihat dari dekat petaka yang menimpa korban.

Kapolsek Selat AKP Made Sutirta seijin Kapolres Karangasem membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, korban mengalami luka serius dibagian kepala dan perut. Bahkan usus korban sampai keluar akibat tergencet. Selain itu tangan kanan korban hampir putus.

Pihak keluarga sempat meminta bantuan tim medis Puskesmas Selat untuk menjarit bagain perut korban untuk memudahkan penguburan.

Kapolsek Made Sutirta menyebutkan, peristiwa itu murni kecelakaan yang diawali longsoran tebing. Pihak keluarga menolak dilakukan otopsi dan sudah mengikhlaskan kepergian korban. ( igs/bas)

Tinggalkan Komentar...