Minggu, April 14, 2024
BerandaBulelengNamanya Dicatut Jadi Anggota Parpol, Ratusan Lebih Warga Mesadu ke Bawaslu

Namanya Dicatut Jadi Anggota Parpol, Ratusan Lebih Warga Mesadu ke Bawaslu

BULELENG, balipuspanews.com – Untuk memenuhi persyaratan sejumlah partai politik (parpol) nekat mencantumkan nama orang diluar anggota sebagai pengurus dan anggota parpol masing-masing.

Hal tersebut terbukti saat Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Buleleng menerima ratusan lebih aduan warga tentang nama mereka yang di catut oleh parpol sebagai anggota atau pengurus dan masuk Sistem Informasi Partai Politik (Sipol).

Koordinator Divisi Hukum Humas dan Informasi Bawaslu Buleleng I Wayan Sudira menyebutkan per Selasa (13/9/2022) sudah ada sekitar 148 orang yang datang mengadu jika nama mereka dicatut oleh partai politik sebagai anggota atau pengurus dan masuk Sipol.

Namun menanggapi aduan dari masyarakat Bawaslu telah membuka posko pengaduan sejak Bulan Agustus 2022. Sehingga didapat hasil sebanyak 148 orang yang mengadu ke Bawaslu dari berbagai profesi diantaranya Aparatur Sipil Negara (ASN), Perangkat Desa dan warga biasa.

“Aduan mereka rata-rata yaitu identitasnya tercantum di dalam Sipol sebagai anggota partai politik. Nah kita secara kelembagaan hanya bisa membuka posko pengaduan. Dari sana sudah ada aduan dari berbagai profesi yang dicatut namanya menjadi anggota partai politik,” paparnya

BACA :  Minggu Diperkirakan Jadi Puncak Arus Balik di Pelabuhan Padangbai

Namun data yang ada di posko pengaduan ini nantinya, kata Sudira akan direkap lalu diteruskan ke Bawaslu Provinsi Bali untuk nanti dikirim ke KPU (Komisi Pemilihan Umum) RI di Jakarta. Tujuan data tersebut dikirim ke pusat, sebab proses pendaftaran hingga verifikasi merupakan kewenangan dari KPU RI.

Kemudian terkait jumlah dan nama partai politik yang mencatut identitas warga di Buleleng, meski begitu Sudira enggan membeberkan penyebab dan siapa saja yang dicatut namanya dengan alasan bukan merupakan kewenangannya.

“Sebenarnya ini bukan ranah kami akan tetapi kami memfasilitasi masyarakat untuk melakukan pengaduan, mereka di sini menulis surat pernyataan bukan merupakan anggota partai politik, itu selanjutnya akan dikirim ke KPU RI. Kalau nyebut partainya bukan wewenang kami karena itu sifatnya privat yang jelas ada,” tegas Sudira.

Penulis : Nyoman Darma 

Editor : Oka Suryawan

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -
TS Poll - Loading poll ...

Most Popular