Kamis, Juni 20, 2024
BerandaBulelengNatal 2023, Enam WBP Lapas Singaraja Dapat Remisi

Natal 2023, Enam WBP Lapas Singaraja Dapat Remisi

BULELENG, balipuspanews.com– Remisi khusus diberikan kepada enam orang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) beragama Kristen di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Singaraja. Enam dari sepuluh WBP secara resmi diberikan remisi setelah sudah dinyatakan memenuhi persyaratan.

Kepala Lapas Kelas II B Singaraja, I Wayan Putu Sutresna menerangkan sebenarnya khusus di Lapas Singaraja WBP beragama Kristen ada sejumlah 10 orang. Akan tetapi yang dinyatakan memenuhi persyaratan bisa diusulkan mendapatkan remisi khusus Natal hanya enam orang.

Penyerahan SK remisi telah dilaksanakan Senin (25/12/2023) yang bertepatan dengan perayaan Natal 2023 di Aula Nusantara Lapas Singaraja.

“Berdasarkan SK yang turun ada enam WBP yang dinyatakan mendapat remisi Natal diantaranya dua orang menerima remisi sebesar 15 hari dan empat orang lainnya menerima remisi sebesar sebulan,” ungkapnya.

Sutresna menyebutkan jika ada empat WBP beragama Kristen lainnya yang memang belum bisa diusulkan untuk mendapatkan remisi khusus. Keempatnya belum bisa diusulkan dikarenakan satu orang masih menjalani subsider sedangkan tiga lainnya masih berstatus tahanan. Sementara itu untuk remisi sampai bebas pada Natal kali ini sesuai SK dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia RI tidak ada.

BACA :  Buleleng Fashion Festival Siap Digelar Dispar Untuk Dukung Ekonomi Kreatif

“Kalau yang beraga Kristen ada 10 tapi yang sudah bisa diusulkan enam, sedangkan untuk empat lainnya satu orang sedang menjalani subsider ( pidana denda) dan tiga lainnya masih berstatus sebagai tahanan,” sebutnya.

Sekedar diketahui untuk remisi pada Natal di tahun 2023 khusus di Lingkup Kementerian Hukum dan HAM Bali tercatat ada sebanyak 335 orang menerima Remisi Khusus Hari Raya Natal dengan rincian RK I sebanyak 330 orang dan RK II (langsung bebas) sebanyak 5 orang.

Pemberian remisi kepada WBP sendiri bukan diberikan secara cuma-cuma, akan tetapi remisi merupakan bentuk apresiasi serta penghargaan kepada WBP yang telah bersungguh-sungguh dalam mengikuti program-program pembinaan yang dilakukan Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan dengan baik dan terukur.

Penulis: Nyoman Darma
Editor: Oka Suryawan

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -

Most Popular