28.7 C
Denpasar
11/08/2022, 11:39 AM
DenpasarNetralkan Energi Negatif Bhatara Kala, Kelahiran Wuku Wayang Harus Jalani Ritual Sapuh...

Netralkan Energi Negatif Bhatara Kala, Kelahiran Wuku Wayang Harus Jalani Ritual Sapuh Leger

balipuspanews google news
- Advertisement -

DENPASAR, balipuspanews.com – Upacara pebayuhan Sapuh Leger hendaknya dilaksanakan tepat pada hari Tumpek Wayang atau Saniscara Kliwon Wuku Wayang. Dalam beberapa lontar seperti lontar Kidung Sapuh Leger menyatakan, puncak kekuatan pengaruh kala pada wuku wayang tepatnya pada Saniscara Kliwon wuku wayang.

Di masyarakat, keyakinan umat hindu untuk ruwatan bagi kelahiran wuku wayang dewasa ini sering dilaksanakan sejak hari Minggu sampai hari Jumat wuku wayang itu sah-sah saja. Namun, alangkah baiknya dilaksanakan bertepatan pada Tumpek Wayang.

Tokoh muda sekaligus Akademisi Universitas Hindu Indonesia, Denpasar, I Kadek Satria, S.Ag. M.Pd.H., kepada balipuspanews.com, Jumat (8/1/2021) menguraikan, bahwa saniscara kliwon atau tumpek merupakan akhir dari pancawara dan sapta wara, kliwon diyakini pemujaan terhadap Siwa atau hari baik memuja kekuatan Siwa. Penglukatan yang dilakukan oleh dalang samerana yang juga di sebut Siwa.

Ruwatan Sapuh Leger sering dilaksanakan pada wuku wayang dari hari Minggu sampai Jumat itu boleh dilakukan artinya sesuai kesepakatan warga.

Namun, sesuai filsafat disebutkan puncak dari pertemuan sapta wara dan panca wara adaah saniscara kliwon maka itulah waktu yang tepat yang disebut waktunya Siwa.

Baca Juga :  Sekda Tekankan ini Saat Lepas Kontingen Jambore Nasional

Sapuh leger terdiri dari dua unsur kata yaitu sapuh artinya membersihkan dan leger artinya kotor. Jadi sapuh leger berarti membersihkan kotoran.

Lebih jauh pria kelahiran Desa Bali Aga, Pedawa, Buleleng ini menyatakan, pembersihan dalam Kala Tatwa diceritakan secara singkat, ada pencarian Bhatara Kala kepada Rare Kumara yang memang lahir pada wuku wayang.

Puncak dari pencariannya dilakukan pada Saniscara Kliwon, saat itulah kemudian rare kumara bersembunyi dibawah bumbung gender dari wayang sapuh leger.

Kemudian Bhatara Kala nylimurang manah (asik) di banten bebangkit yang dipersembahkan Dalang Samerana, sehingga batallah dia mencari Rare Kumara.

“Sebenarnya pencarian ini dilakukan pada hari Minggu sampai Jumat, pada saat saniscara kliwon ini ia mendapatkan pengruwatan, pengruwatan ini disebut Sapuh Leger yang dilakukan oleh Mpu Leger atau Dalang Samerana,” urainya.

Mengapa orang kelahiran wuku wayang harus mendapatkan ruwatan atau mebayuh sapuh leger?

Satria memaparkan, bahwa ada kegundahan, ketakutan, dan merasa dalam kehidupannya di spesialkan atau menggangu bagi mereka yang lahir pada wuku wayang.

Sastra mengatakan, kelahiran pada wuku wayang memang memiliki kelebihan seperti : lebih nakal, lebih gedean ambek, lebih penyakit, dan sebagainya. Tetapi bagi mereka yang lahir pada wuku wayang mulai dari redite wayang sampai saniscara kliwon dapat dinetralisir melaui pebayuhan yang sisebut dengan sapuh leger.

Baca Juga :  Dua Nelayan Berhasil Diselamatkan Setelah Jukung yang Ditumpangi Dihantam Gelombang

Upacara sapuh leger adalah upacara untuk menetralisir hal-hal negatif bagi kelahirannya, setelah upacara sapuh leger dilakukan maka diyakini yang lahir pada wuku wayang akan terbebas dari ala (masalah).

Dengan catatan, siapapun dia, lahir di hari baik sekalipun atau lahir di hari buruk, jika dia dipelihara dengan baik, berada pada lingkungan yang baik maka dia akan kelak menjadi manusia yang baik.

Begitu pula sebaliknya, walaupun mereka lahir di hari baik, jika mereka tidak dipelihara dan berada pada lingkungan yang buruk maka dia akan menjadi orang yang kurang baik.

Jangan mereka yang lahir di wuku wayang dijadikan persoalan, karena setelah mereka sudah di netralisir dengan pebayuh sapuh leger, maka unsur-unsur negatif ke somya, bahkan antara unsur positif dan negatif menjadi seimbang dan diyakini setelah dinetralisir maka perbuatan atau prilaku baik bisa muncul setelah selesai ruwatan.

Baca Juga :  Bappenas Luncurkan Indeks Ekonomi Hijau, Suharso: Ciptakan Pertumbuhan Ekonomi

Tumpek wayang merupakan hari baik untuk memuja Sang Hyang Iswara atau pewayangan dan diupayakan pada pewayangan, dari pewayangan tersebut identik dilakukan unsur seni agar menjadi metaksu atau hidup.

Sartia mengajak seluruh umat agar tidak lupa sehari sebelum tumpek wayang atau pada hari Jumat agar melakukan persembahan atau menghaturkan berupa maseselan yang terdiri dari daun pandan, gunggung medui dengan diikat benang tri datu yang dipersembahkan di depan pintu gerbang.

Tepat pada hari tumpek wayang, umat diharapkan melaksanakan persembahyangan dengan kusuk utnuk memuja Tuhan atau Ida Sang Hyang Widhi atau Bhatara Iswara dengan tulus iklas.

Setelah persembahyangan usai baru seselan yang dihaturkan kemarin dilebar di lebuh pekarangan.

“Sekali lagi saya menekankan, hal buruk yang terjadi setiap hari atau hari suci akan lebih buruk jika diikuti dengan keinginan buruk. Dan sebaliknya, jika hal seburuk apapun jika ditangkal dengan hal baik maka inilah yang disebut mecaru yaitu mengubah energi negatif menjadi positif,” pungkasnya mengakhiri.

Penulis : Budiarta 

Editor : Oka Suryawan

- Advertisement -
- Advertisment -

Terpopuler

Balipuspanews TV
Video thumbnail
DPRD Buleleng Beserta Jajaran Mengucapkan Selamat Menyambut Hari Raya Galungan dan Kuningan
01:14
Video thumbnail
Sambutan Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, S T Tentang Hari Raya Galungan dan Kuningan
00:53
Video thumbnail
Jajaran Pemerintah Kabupaten Buleleng Mengucapkan Selamat Hari Suci Idul Fitri 1443 Hijriah
01:09
Video thumbnail
Jelang Lebaran, Harga Kebutuhan Pokok di Karangasem Masih Stabil
01:11
Video thumbnail
Pelaku Illegal Logging Ditangkap Petugas TNBB
01:29
Video thumbnail
Memasuki Bulan Ramadhan, Kunjungan Wisatawan ke Desa Penglipuran Menurun
01:23
Video thumbnail
Tahap Perbaikan, Pelabuhan Padangbai Hanya Operasikan Satu Dermaga
01:27
Video thumbnail
Wujudkan Keselamatan Mudik Lebaran, Dishub Denpasar Cek Kondisi Angkutan
02:26
Video thumbnail
Nikahi Wanita Pujaan, Tersangka Narkoba Dikawal Ketat Polisi
03:03
Video thumbnail
Panen Raya, Karangasem Semakin Menggeliat Jadi Sentra Kapas
03:58
Video thumbnail
Jelang Arus Mudik, Sejumlah SPBU di Jembrana Diperiksa
02:41
Video thumbnail
Denpasar Akan Jadi Pilot Project Transisi Energi Bersih
02:29
Video thumbnail
Diserbu Pembeli, Agen Migor Curah di Pasar Negara Kehabisan Stok
01:42
Video thumbnail
Stok Solar untuk Nelayan Mulai Aman
02:17
Video thumbnail
Megangsingan Diinstruksikan Jadi Agenda Rutin Kepariwisataan
03:19
Video thumbnail
Kasus Gigitan Anjing Rabies Terus Bertambah, Vaksinasi Digencarkan di Zona Merah
01:47
Video thumbnail
Desa Adat Gerokgak Segera Buat Upacara Pasca Sejumlah Makam Dirusak Misterius
02:47
Video thumbnail
Kue “Hati” yang Dibagikan kepada Siswa SMP di Gianyar Negatif Narkoba
03:14
Video thumbnail
Orang Tak Dikenal Bagikan Kue ke Anak Sekolah Viral di Medsos, Polisi Lakukan Pengecekan
02:09
Video thumbnail
Percetakan Terbakar, Api Hanguskan Ribuan Naskah Ujian SD dan SMP se Kabupaten Buleleng
03:27
Video thumbnail
Pertamina Buka Suara Terkait Pasokan Pertalite dan Solar
03:07
Video thumbnail
Covid 19 Melandai, Kasus DBD Melonjak di Karangasem
01:34
Video thumbnail
449 Ribu Lebih Unit Motor di Bali Nunggak Pajak
03:32
Video thumbnail
PTM di Buleleng Dimulai Lagi, Sejumlah Sekolah Masih Terapkan PTM Terbatas
02:09
Video thumbnail
BBM Naik, Pertalite Mulai Langka di Gianyar
01:34
Video thumbnail
April 2022, Sebagian Besar Wilayah Karangasem Diperkirakan Memasuki Awal Musim Kemarau
02:04
Video thumbnail
Harga Minyak Curah di Karangasem Merangkak Naik
01:13
Video thumbnail
Selama Tiga Bulan, Kasus Gigitan Anjing Rabies di Jembrana Tertinggi di Bali
01:24
Video thumbnail
Erick Thohir Minta Fasilitas UMKM Lokal Diperluas di Pelabuhan Sanur
02:13
Video thumbnail
Sembahyang ke Pura Besakih Kena Retribusi, Ini Penjelasan Pengelola
02:30
Video thumbnail
Harga Lebih Murah, Warga Rela Antre Beli Migor Curah
01:09
Video thumbnail
Hujan Deras di Desa Mayong, Jalan Utama Sebagian Ambles Tergerus Longsor
01:49
Video thumbnail
Warga Korban Banjir di Desa Pengambengan Mulai Mengeluh Gatal gatal
02:07
Video thumbnail
Masyarakat yang Ikut Vaksinasi dan Bawa Sampah Plastik, Dapat Sembako
02:54
Video thumbnail
Bangkitkan Heritage City Tour, Sejumlah Dokar Gratis Disediakan di Denpasar
02:06
Video thumbnail
Vaksinasi Booster Masih Rendah, Buleleng Terus Kejar Target
02:31
Video thumbnail
BOR di Rumah Sakit Kabupaten Buleleng 1,72 persen
01:52
Video thumbnail
Presiden Jokowi Terima Pebalap MotoGP di Istana Merdeka
02:28
Video thumbnail
Desa Beraban dan Dauh Peken, Tabanan Ditetapkan Sebagai Desa Ramah Perempuan & Peduli Anak Bersinar
03:49
Video thumbnail
Tanah dan Air Suci dari Pura Pusering Jagat untuk IKN Nusantara Disaksikan Jokowi
03:57
Video thumbnail
Denpasar Targetkan Cakupan Vaksinasi Booster Capai 50 Persen di April 2022
02:33
Video thumbnail
Seluruh RTH Dibuka, Masyarakat Diimbau Jangan Lengah Prokes
01:32
Video thumbnail
Bookingan Kamar Hotel Penonton Moto GP Mandalika di Karangasem Terancam Batal
01:32
Video thumbnail
PTM di Buleleng Masih Dibatasi 50 Persen
01:45
Video thumbnail
Ribuan Lebih Produk Bernilai Puluhan Juta Hasil Penindakan Loka Pom Dimusnahkan
02:37
Video thumbnail
Pendakian Lewat Jalur Pura Pasar Agung Dilarang Jelang Piodalan Purnama Kedasa
01:29
Video thumbnail
Isoter Asrama Undiksha Ditutup
01:52
Video thumbnail
Kasus Terus Melandai, Vaksinasi Booster di Buleleng Terus Digencarkan
01:49
Video thumbnail
Genjot Vaksinasi Booster, Pemkab Jembrana Juga Sediakan Hadiah Menarik
02:26
Video thumbnail
Volume Sampah di Denpasar Meningkat 20 Persen Pasca Nyepi
02:32
Member of