Nuanu Creative City Perkokoh Standar Industri Kuliner Lewat Kolaborasi Kolektif

- Advertisement -
- Advertisement -

TABANAN, balipuspanews.com – Dalam upaya mendorong standarisasi dan profesionalisme sektor Food & Beverage (F&B) di Pulau Dewata, Nuanu Creative City menggelar forum diskusi bertajuk Nuanu Future Talks: Gastronomy Leaders. Acara ini mempertemukan para pemangku kepentingan utama, mulai dari pemilik restoran, koki ternama, hingga praktisi perhotelan.

Forum ini difokuskan sebagai ruang dialog kolektif untuk merumuskan pertumbuhan industri kuliner yang bertanggung jawab. Isu-isu krusial seperti kepatuhan terhadap regulasi, praktik bisnis berkelanjutan, manajemen sumber daya manusia, hingga strategi jangka panjang menjadi poin utama pembahasan guna memastikan pelaku usaha tidak hanya eksis sesaat, tetapi tumbuh secara stabil.

CEO Nuanu Creative City, Lev Kroll, menekankan pentingnya platform yang mempertemukan beragam perspektif nyata dari para pelaku lapangan.

“Bali tidak lagi membutuhkan sekadar opini tentang dunia kulinernya. Yang dibutuhkan adalah ruang di mana orang-orang yang benar-benar terlibat di dalamnya bisa berdiskusi bersama. Kuliner menjadi titik awal alami bagi Future Talksseiring persiapan kami menghadirkan Sutala Market sebagai destinasi gastronomi,” ujar Kroll.

BACA :  Bali Bidik Tuan Rumah WCD 2031, Koster Dukung Proses Bidding PERDOSKI

Sederet nama besar di industri kuliner turut hadir sebagai pembicara, di antaranya Hans Christian (August), Syrco Bakker (Syrco Base), Wayan Kresna Yasa (HOME), Will Goldfarb (Room4Dessert), hingga para pemimpin grup hospitality seperti Pablo Fourcard dan Dean Keddel. Forum ini juga menghadirkan perspektif dari organisasi pendukung seperti Bali Tourism & Investment Chamber (BTIC) dan Bali Restaurant & Cafe Association (BRCA).

Kolaborasi ini mendapat dukungan penuh dari berbagai mitra strategis, termasuk BUMN seperti PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk dan PT Gagas Energi Indonesia, serta pelaku industri swasta seperti PT Hatten Bali Tbk dan RIEDEL.

Melalui forum ini, Nuanu Creative City berupaya menyelaraskan pemahaman mengenai standar operasional dan infrastruktur sebelum peluncuran resmi Sutala.

Langkah ini diambil sebagai fondasi penting untuk memastikan destinasi gastronomi baru tersebut dapat mewakili potensi terbaik Indonesia di kancah internasional dengan tetap berpijak pada koridor hukum dan profesionalisme yang jelas.

Penulis: Kadek Adnyana
Editor: Oka Suryawan

Follow Balipuspanews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News
RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular