Mayat korban dievakuasi
sewa motor matic murah dibali

Denpasar, balipuspanews.com-I Nyoman Asa (52) ditemukan tewas dalam kondisi mulut berbusa di kamar Hotel Lavarta di Jalan Pidada No. 27, Denpasar Barat, Minggu (20/8) sekitar pukul 14.00 Wita.

Diduga kuat, kematian pria asal Gianyar ini akibat meminum obat kuat untuk menambah stamina menjelang kedatangan teman wanitanya ke hotel tersebut.

“Yang menemukan jenazah adalah teman wanitanya, Utari (47) asal Lumajang, Jawa Timur” beber Kapolsek Denpasar Barat Kompol Adnan Panibu,” Minggu (19/8).

Menurut keterangan Utari kepada polisi, ia mengenal Nyoman Asa di Lumajang Jawa Timur dan keduanya janjian melalui handphone.

Nyoman Asa kemudian menyuruh saksi Utari untuk datang ke Bali dan diberikan pekerjaan. Keduanya terus berkomunikasi dan setibanya di Denpasar saksi Utari disuruh menuju Hotel Lavarta yang berada di lantai tiga.

“Korban sejak Sabtu (18/8) sudah menginap disana, rencananya nginap dua hari,” imbuh mantan Kapolsek Denpasar Timur ini.

Namun setibanya di kamar, saksi kaget melihat korban terbujur kaku dan dari mulutnya mengeluarkan busa yang mengering.

Ia mencoba membangunkan namun korban tidak bergerak. Akhirnya saksi Utari mengadu ke karyawan hotel.

“Mengetahui tamu hotel ada yang meninggal, karyawan itu menghubungi ambulan dan melapor ke Mapolsek Denbar,” ujar Kompol Adnan.

Setelah polisi datang, I Nyoman Asa ditemukan dalam posisi tubuh terlentang di atas tempat tidur, kepala menghadap timur, kaki ke barat menggunakan celana pendek kain kombinasi hitam abu-abu, baju kaos abu-abu dan mulut keluar busa yang mengering.

Selain itu, di dalam kamar ditemukan dua handphone, tas berisi pakaian, kaca mata, dompet, jam tangan, cemilan kacang, air mineral. Kemudian, ada juga 3 bungkus minuman herbal untuk pria merk Agneta Red Wine yang berkhasiat meningkatkan stamina, mengatasi mani ecer serta ejakulasi dini, tahan lama dan meningkatkan gairah.

Tim Inafis Polresta Denpasar telah melakukan pemeriksaan luar terhadap jenazah korban dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Jenazah korban lantas dibawa ke RSUP Sanglah Denpasar.

“Kami masih menunggu hasil pemeriksaan pihak RSUP Sanglah,“ ungkapnya. (pl/bpn/tim)

 

 

 

TINGGALKAN PESAN

Please enter your comment!
Please enter your name here