Kamis, Oktober 29, 2020
Beranda Bali Jembrana Nyepi,Ketapang Tutup Lebih Dahulu

Nyepi,Ketapang Tutup Lebih Dahulu

NEGARA,balipuspanews.com- Seperti pelaksanaan hari raya Nyepi tahun-tahun sebelumnya, penyebrangan di Selat Bali juga ditutup. Penutupan penyebrangan tersebut tidak dilakukan bersamanaan antara pelabuhan Ketapang, Banyuwangi dengan pelabuhan Gilimanuk.

Rencana penutupan penyebrangan lintas Jawa Bali itu disampaikan saat Rapat Koordinasi (Rakor) di kantir PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Ketapang-Gilimanuk, Kamis (19/3) yang diikuti oleh ASDP, BPTD Wialayah XI Jatim, Kepala BPTD Wilayah XII Bali – Nusa Tenggara Barat, Polres Banyuwangi dan Jembrana serta instansi terkait lainya.

Genderal Usaha Penyebrangan ASDP Ketapang-Gilimanuk, Heru Wahyono mengatakan secara umum ASDP siap mengatur pola oprasi pelabuhan agar dapat berjalan dengan lancar dan aman dalam pelaksanaan Hari Raya Nyepi ini.

“Kami juga berharap semuanya agar waspada dengan adanya wabah Virus Corona (Covid -19) dengan wajib menjaga kebersihan maupun kesehatan,” ujarnya.

Dalam rangka pengamanan hari raya Nyepi Caka 1942 Tahun 2020 khususnya di penyebrangan Ketapang-Gilimanuk juga akan disiapkan pos keamanan dan pos terpadu. Sedangkan Kapal Motor Penumpang (KMP) yang dispakna sebanyak 56 unit namun dimana yang beroperasi sebanyak 32 unit dan yang off 24 unit.

“Jika terjadi antrean juga kita siapkan kantong parkir diantaranya kantong parkir Pelabuhan ASDP dsn kantong parkir lahan kosong ASDP,” ungkapnya.

Kemudian untuk penutupan akan dimulai mulai Rabu (25/3) yang diawali dari pelabuhan ketapang pukul 00.00 WIB. Sedangkan untuk di Pelabuhan Gilimanuk kapal terakhir berangkat pukul 05.00 Wita.

“Untuk pembukaan dilakukan Kamis (26/3) didahului dari ketapang dan pelabuhan Gilimanuk menyesuaikan yakni pukul 06.00,” jelasnya.

General Menager Region III, Fahmi Alweni menyampaikan, meski pelabuhan ketapang lebih dahulu namun kapal-kapal yang melayani penyebrangan tetap beroprasi. Hanya saja kapal yang berlayar dari Ketapang tidak mengangkut muatan atau etelah bongkar muatan mereka berlayar ke Gilimanuk dalam keadaan kosong untuk melayani pengunan jasa yang akan menyebrang ke Jawa.

“Ketapang tutup lebih dahuhulu dengan tujuan agar penguna jasa yang menuju Denpasar atau wilayah Indonesia timur tidak terjebak diperhalanan saat pelaksnaaan Nyepi sudah mulai,” ungkapnya.

Sementara Gilimanuk tutup belakangan karena pengunan jasa yang menumpang dengan kapal terkahir menyebrang pukul 05.00, akan bisa sampai Ketapang sebelum pelaksaan Nyepi di Bali.

”Kami harapkan bagi yang akan menyebrang je Jawa pada hari Rabu sebelum nyepi agar bisa sampai di pelabuhan Gilimanuk sebelum pukul 05.00. jika terlambat maka akan sehatian menunggu di di pelebuhan Gilimanuk saat hari raya Nyepi,” jelasnya.(nm/bpn/tim)

- Advertisement -

Mobil Terguling di Renon, Tidak Ada Korban Jiwa

DENPASAR, balipuspanews.com-Mobil Honda HRV terguling di Jalan Cok Agung Tresna Renon, Denpasar, pada Senin (26/10/2020) sore. Meski demikian tidak ada korban jiwa dalam peristiwa...

Usut Praktik Jual Beli Senjata Ilegal ke Separatis Papua

JAKARTA, balipuspanews.com - Praktik jual beli senjata ilegal ke Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua, yang melibatkan oknum anggota Brimob harus diselidiki secara tuntas...
Member of