Nyonya Rai Wahyuni Sanjaya, SH: Saya Ikhlas Suami Menjadi Milik Masyarakat Tabanan

Keterangan foto: Nyonya Rai Wahyuni Sanjaya, SH., bersama suami tercintanya Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE., MM
Keterangan foto: Nyonya Rai Wahyuni Sanjaya, SH., bersama suami tercintanya Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE., MM

TABANAN, balipuspanews.com – Lebih dari sepuluh tahun sudah Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE., MM., menjadi milik masyarakat Tabanan. Ini setelah politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini sempat duduk sebagai anggota Fraksi PDIP DPRD Tabanan yang terpilih pada Pileg 2009.

Setahun setelah duduk sebagai anggota dewan, induk partainya mempercayakan Dr. Sanjaya maju dalam pilkada Tabanan tahun 2010 sebagai calon wakil bupati Tabanan mendampingi calon bupati Tabanan. Pasangan yang bernama Eka-Jaya inipun terpilih sebagai bupati dan wakil bupati Tabanan hingga dua periode berturut-turut.

Keberhasilan Dr. Sanjaya dalam memimpin partainya dalam posisinya sebagai Ketua DPC PDIP Tabanan serta berbagai prestasi yang diraihnya dalam posisinya sebagai wakil bupati Tabanan dua periode menjadilan induk partainya kembali memberikan kepercayaan besar. Yakni sebagai calon bupati Tabanan yang akan bertarung pada pemilukada 9 Desember 2020 nanti dengan didampingi calon wakilnya I Made Edi Wirawan, SE.

Sebagai pemimpin daerah dan tanggung jawabnya dalam membesarkan PDIP di Tabanan tentu dihadapkan pada kesibukan yang sangat padat. Dengan demikian, tentu ada hal yang mau tidak mau harus menjadi korban atas kesibukan tersebut. Terutama orang terdekat Dr. Sanjaya, yaitu sang istri.

Lalu, seperti apa cerita yang terungkap dari istri Dr. Sanjaya Nyonya Rai Wahyuni Sanjaya, SH., atas pengorbanan besarnya ketika sang suami tercinta tidak hanya menjadi miliknya. Berikut penuturannya.

Ditemui dikediamannya, Rabu (25/11), Nyonya Rai Wahyuni Sanjaya, SH., mengaku pada awalnya kurang sependapat dengan pilihan sang suami terjun ke dunia politik. Saat itu ia lebih memilih sang suami lebih fokus pada profesi awal yakni bekerja dijalur swasta.

Namun ketika melihat kegigihan Dr. Sanjaya dalam berpolitik terutama juga melihat kiprah pengabdiannya untuk daerah pada saat duduk sebagai anggota dewan di DPRD Tabanan, Nyonya Rai Wahyuni, SH., mulai belajar ikhlas terhadap pilihan suaminya. Begitupun ketika Dr. Sanjaya dipercaya dua periode duduk sebagai wakil bupati Tabanan.

“Saya sangat sadar, kesibukan bapak (Dr. Sanjaya, red) sebagai seorang politikus terlebih lagi duduk sebagai wakil bupati Tabanan akan menyita banyak waktunya sehingga waktu berkumpul dengan keluarga menjadi berkurang,” ungkapnya.

Diakuinya, memang sejak Dr. Sanjaya terjun ke politik, sebagian waktu bersama keluarga. Terlebih dalam sepuluh tahun terakhir ini oleh kesibukannya sebagai wakil bupati Tabanan yang memang sangat gemar turun ke masyarakat atau sangat menyukai berbaur dengan masyarakatnya.

“Saya melihat bapak itu sangat menikmati berbaur dengan masyarakat. Sehingga ia jarang mengeluh oleh padatnya kegiatan kunjungan yang harus dilakukannya,” sebutnya.

Namun imbuh Nyonya Rai Wahyuni Sanjaya SH., meskipun jadwal kegiatan kantor dan kunjungannya sangat padat, Dr. Sanjaya ternyata sangat menyayangi dan mencintai keluarga kecilnya. Sesekali Dr. Sanjaya mengajak istri dan anak-anaknya liburan ketika libur atau mengisi waktu kosong dengan sekedar jalan-jalan dan makan bersama. Termasuk berkumpul dan bersenda gurau ketika Dr. Sanjaya dan keluarga kecilnya berkumpul dirumahnya.

Ajang berkumpul Dr. Sanjaya dengan istri dan anak-anaknya juga sering dilakukan dengan sekaligus melakukan dharma yatra ke berbagai khayangan, baik khayangan di Bali maupun khayangan diluar Bali.

Lebih jauh Nyonya Rai Wahyuni Sanjaya, SH.,mengatakan, mau tidak mau ia sering ikut turun ke masyarakat mendampingi suami tercintanya. Baik dalam acara formal maupun menghadiri oleman dari masyarakat. Seperti misalnya menghadiri acara pernikahan, melayat, pujawali dan sebagainya.

Dari pengalamannya mendampingi sang suami tercinta, terutama saat turun ke masyarakat, Nyonya Rai Wahyuni Sanjaya, SH., mengaku sangat bangga bahkan terharu. Ini dikarenakan betapa hangatnya sambutan masyarakat terhadap Dr. Sanjaya. Sebaliknya, Dr. Sanjaya terlihat begitu dekatnya dengan masyarakat Tabanan.

“Seperti slogan bapak tetep makenyem dan bangga jadi orang Tabanan, sayapun sangat bangga melihat kegigihannya mengabdi untuk membangun Tabanan,” ujarnya.

Nyonya Rai Wahyuni Sanjaya, SH., juga mengatakan sebagai bentuk dukungan kepada perjuangan sang suami untuk membangun Tabanan, setiap saat ia berdoa agar Dr. Sanjaya senantiasa dijaga, dilindungi dan diberikan kekuatan oleh leluhurnya dan Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Sehingga Dr. Sanjaya semakin gogih mengabdi dan merealisasikan ide-ide kreatif dan cerdasnya untuk semakin meningkatkan kesejahteraan hidup masyarakat Tabanan.

Penulis: Ngurah Arthadana

Editor : Oka Suryawan