Objek Wisata Uluwatu Terapkan Sistem Pembayaran Digital QRIS

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Trino Nugroho saat menyaksikan tari Kecak di objek Wisata Uluwatu sekaligus mulai berlakunya sistem Pembayaran berbasis QRIS, Sabtu (22/8).
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Trino Nugroho saat menyaksikan tari Kecak di objek Wisata Uluwatu sekaligus mulai berlakunya sistem Pembayaran berbasis QRIS, Sabtu (22/8).

BADUNG, balipuspanews.com – Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) Bank Indonesia menjadi salah satu solusi alat pembayaran digital yang dapat diaplikasikan di semua sektor khususnya sektor pariwisata yang menuntut semuanya harus serba cepat, mudah, murah, dan aman.

“Pada hari ini, kita semua dapat melihat dan meninjau bahwa Kawasan Objek Wisata Pura Uluwatu tidak hanya sudah menyediakan sarana dan prasarana protokol kesehatan tetapi juga telah mengadaptasi pertunjukkan Tari Kecak sesuai dengan prosedur era baru hingga mempersiapkan cara bertransaksi secara digital menggunakan QRIS untuk pembelian tiket,” kata Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Trino Nugroho, Sabtu (22/8).

Selain itu, sambung Trisno, QRIS sebagai kanal pembayaran juga menjadi solusi untuk membangkitkan sektor pariwisata dalam tatanan kehidupan era baru karena mendukung faktor clean, health, safety, and environment sustainability (CHSE) karena meminimalkan kontak fisik dalam bertransaksi.

Trisno berharap penggunaan QRIS ini kedepan dapat semakin diperluas di destinasi-destinasi wisata lainnya di Badung. Harapannya, dengan dioptimalkannya penggunaan QRIS selain mampu mencegah risiko penularan virus juga mampu mendukung pemulihan kegiatan ekonomi masyarakat Badung khususnya Desa Pecatu.

Sesuai dengan SE Gubernur No.3355, penerapan tatanan kehidupan era baru tidak hanya mengedepankan pada protokol kesehatan berupa pakai masker, cuci tangan dan jaga jarak, tetapi juga harus mencakup kegiatan penyelesaian transaksi pembayaran secara non tunai atau berbasis digital yang antara lain dengan menggunakan QRIS.

Dipilihnya Kawasan Objek Wisata Pura Uluwatu ini sangat tepat karena merupakan salah satu destinasi wisata favorit bagi wisatawan baik domestik dan internasional dengan rata-rata kunjungan sebelum pandemi sebanyak 7.000 wisatawan per harinya.

Pihaknya percaya Kabupaten Badung sebagai tujuan wisata utama merupakan wilayah yang paling merasakan dampaknya. Oleh karena itu, Bank Indonesia sangat mendukung implementasi penerapan tatanan kehidupan era baru. Karena melalui penerapan tatanan kehidupan era baru ini diharapkan secara perlahan ekonomi Bali kembali bangkit.

“Dalam kesempatan ini, secara khusus kami memberikan apresiasi kepada perbankan di Bali khususnya BPD Bali yang telah berupaya mendukung perluasan penggunaan QRIS di seluruh Bali,” tegasnya.

Hal ini terbukti jumlah merchant yang telah menggunakan QRIS per 7 Agustus 2020 telah mencapai 116.538 merchant, meningkat sebesar 357 persen dibandingkan dengan awal tahun 2020 yang hanya sebanyak 25.483 merchant.

Dari angka tersebut, sebaran di Kabupaten Badung merupakan yang terbanyak di Bali dengan pangsa 27 persen atau sebanyak 31.537 merchant.

“Kami yakin setelah implementasi digitalisasi di Uluwatu ini, akan semakin mendorong percepatan dan perluasan implementasi penggunaan QRIS di Bali dan khususnya di Kabupaten Badung,” harapnya.

Penulis/Editor : Budiarta/Oka Suryawan