Koordinator Kesehatan Satgas Penanggulangan Covid-19, I Gusti Putu Arisantha.

NEGARA,balipuspanews.com- Satgas Penanggulangan Covid-19 Jembrana, kembali menetapkan empat orang sebagai orang dalam pemantauan (ODP).

Keempat orang ODP tambahan itu dua diantaranya adalah Kepala Lingkungan (Kaling) atau Klian dan dua orang lagi adalah masyarakat umum.

Koordinator Kesehatan Satgas Penanggulangan Covid-19, I Gusti Putu Arisantha Jumat (27/3) mengatakan dari hasil pendataan jumlah ODP menjadi 21 orang atau bertampah 4 orang dari sebelumnya 17 orang sebelumnya.

Tambahan 4 orang ini yakni dua orang dari kalangan Kaling atau Klian yang sempat ikut studi tiru di daerah zona merah Malang, Jawa Timur dan dua orang lainya masyarakat yang pernah bepergian keluar.

“ Mereka yang masuk ODP ini terus diawasi tim kami. Saat ini mereka diisolasi di rumahnya,” ujarnya.

Sesuia Protap ODP, kata Arisanta selama diisolasi dirumahnya, jika nanti mereka yang masuk ODP mengalami gejala tambahan seperti sesak nafas atau sulit bernafas maka akan menjadi PDP dan dirujuk ke rumah sakit.

“ Kalau demam dan pilek yang dialami lalu muncul gejala tambahan yakni sasak bahkan sulit bernafas maka akn dilaporkan untuk diperiksa lebih lanjut. Lalu jika menunjukan gejala penemoni covid-19 maka menjadi PDP dan akan dirawat di rumah sakit dan diambil sampel swab nya untuk diperiksa laboratorium,” jelasnya.

Arisanta juga menyamapikan, satu PDP yang dirawat di stuang isolasi RSU negara pada 11 maret lalu sudah dinyatakan sembuk dan sudah dipulangkan pada 18 Maret lalu.

“PDP ini sudah sembuh dan hasil lab nya negative cobid-19 dan sudah dipualngkan,” ungkapnya.

Dengan sembuhnya PDP ini maka sampai saat ini belum ada warga yang berstatus PDP.

“Kami terus meminta msyarakat agar tetap tenagn namun selalu melakukan upaya pencegahan,” ujarnya. (nm/bpn/tim)