Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan sumber daya Manusia Kabupaten Klungkung Komang Susana
Advertisement
download aplikasi Balipuspanews di google Playstore

Semarapura,balipuspanews.com– Pemkab Klungkung mengambil tindakan tegas terhadap GA, oknum PNS dilingkungan Pemkab Klungkung yang terlibat narkoba. Sambil menunggu proses hukum berkekuatan hukum tetap, GA diberhentikan sementara untuk memudahkan proses hukum.

Pemberhentian sementara terhadap pegawai asal Kertalangu, Denpasar Timur itu diungkapkan oleh Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan sumber daya Manusia Kabupaten Klungkung Komang Susana.

“ Karena sudah berstatus tersangka dan ditahan sejak tanggal 1 Oktober 2018 ini yang bersangkutan bakal diberhentikan sementara akhir bulan ini dan dia hanya berhak mendapatkan gaji dibayarkan 50 persen,”bebernya.

Komang Susana menambahkan, pemberhentian sementara sampai ada keputusan inkrach. Ini sesuai dengan PP nomor : 11 tahun 2017 tentang menajemen PNS.

Ditangkapnya oknum  pegawai dilingkungan Pemkab Klungkung ini merupakan hasil pengembangan Satuan Narkoba Polres Klungkung atas tertangkapnya CR,50, oknum karyawan PDAM Klungkung yang tertangkap basah nyabu dikantor ditempatnya bekerja baru baru ini.

Setelah dilakukan pengembangan, polisi kemudian menciduk  dan menetapkan GA,38, oknum PNS disalah satu instansi Pemkab Klungkung sebagai tersangka. GA ditetapkan menjadi tersangka ini setelah CR mengaku mendapatkan barang laknat itu dari GA dan mengkonsumsinya bersama- sama. Pencidukan dua oknum tersebut  disampaikan langsung oleh Kasat Narkoba Polres Klungkung AKP Gusti Ngurah Yudistira,SH di Mapolres Klungkung Selasa ( 9/10/2018)lalu.

Yudistira menegaskan, saat CR ditangkap, polisi langsung mencari GA dikantornya. Namun,GA keburu pulang ke Denpasar. Selanjutnya polisi mencari GA dirumahnya. Dari rumah GA polisi juga mengamankan satu buah alat isap  sabu yang kini diamankan sebagai barang .

Sementara itu Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan  Desa, Pengendalian penduduk dan Keluarga berencana Kabupaten Klungkung Wayan Suteja membenarkan penahanan bawahannya yang terkait dengan Narkoba.

“ Untuk oknum pegawai saya sudah tidak masuk kerja sejak tanggal 1 Oktober 2018, terkait penahanan yang bersangkutan sudah saya laporkan ke BKD Klungkung,”ujar Wayan Suteja tegas.(Roni)

Tinggalkan Komentar...