Teh merah dari Taru Berig karya Puri Damai Ubud

UBUD, balipuspanews.com – Taru berig yakni ramuan teh berwarna merah yang diramu secara tradisional oleh Ir Ida Ayu Rusmarini, MP  pendiri Puri Damai pengobatan tradisional Bali & Agrowisatha Usadha di Banjar Tunon, Ubud, Gianyar.

Ratusan tanaman berkhasiat ditanam di atas lahan 1 hektare lebih, sejumlah ramuan diramu secara tradisional di lahan tersebut.

Salah satu ramuan tanaman itu adalah Taru Berig, menurut Ida Ayu Rusmarini pendiri Puri Damai sekaligus peramu Taru Berig itu mengatakan Taru berig mengandung makna Berig itu artinya menguruskan,sedangkan.

Taru adalah beberapa pohon yang bagus untuk menguruskan.

Taru atau pepohonan itu ada beragam mulai dari Taru Hitam, Taru Kleresite, Temu Gongseng, Taru Hitam dan lain sebagainya.

Ramuan pepohonan ini tidak hanya melangsingkan tapi juga untuk menyembuhkan penyakit jantung, paru, ginjal dan lain sebagainya.

Seperti misal Taru Kleresite yang memiliki fungsi untuk melancarkan kotoran, kemudian kunir putihnya sebagai antiseptik anti biotiknya, temu gingsengnya anti kanker .

“Jadi ramuan Taru Berig ini juga memperbaiki semua organ tubuh, termasuk ginjal paru paru kanker,” jelas wanita yang sudah 20 tahun menekuni dunia pengobatan tradisional Bali ini.

Lebih jauh khusus Taru hitam mampu menyembuhkan penyakit paru paru.
kemudian taru Dewan untuk anti kanker dan kayu lainnya.

“Taru berig itu lengkap sekali tidak hanya untuk melangsingkan tetapi bisa juga untuk mengecilkan perut, buang kotoran serta penyakit lainnya,Taru Berig ini  kompleks sekali dalam menyembuhkan penyakit,” ujarnya.(art/BPN/tim)