Ombusman RI sayangkan adanya Tower bodong di Klungkung tidak terdeteksi dan terkesan OPD saling lempar tanggungjawab
Advertisement
download aplikasi Balipuspanews di google Playstore

Semarapura,balipuspanews.com–  ”  Bau amis” pembangunan beberapa tower dibumi serombotan Klungkung mendapat perhatian dari Ombudsman RI perwakilan Bali. Rabu ( 15/8) 2018, ombudsman mendadak mendatangi  Pemkab Klungkung untuk mengcroschek keberadaan tower bodong tersebut. Saat datang mereka melakukan pertemuan dengan beberapa kepala OPD untuk berkoordinasi  terkait tidak ada tindak lanjut atas keberadaan tower tanpa ijin itu.

Terjadi polemik  terkait penertiban tower bodong tersebut bermula saat Kepala Dinas Penanaman Modal, dan Pelayanan Perijinan Terpadu Satu Pintu, I Made Sudiarkajaya menjelaksan, masing-masing pemilik tower tidak ada mengajukan  perijinan IMB ke pihaknya. Sehingga, pihaknya sama sekali tidak mengetahui identitas pemilik tower yang dimaksud.

”  IMB tower sebenarnya sama dengan bangunan lain, hanya saja lampirannya harus ada syarat khsus rekomendasi dari Diskominfo untuk titik lokasi towernya,”  ujar Sudiarkajaya

Dirinya mengaku  tidak bisa bertindak dengan alasan pemilik tower tidak jelas, dan tidak ada pengaduan dari masyarakat.

” Kami sementara tidak bisa malakukan tindakan, terlebih tidak jelas pemilik tower itu. Kita tidak bisa bergerak jika tidak ada pengaduan. Kita juga menunggu Dinas Komunikasi dan Informasi, apakah itu bodong atau bagaimana. Kalau membongkar itu kewenangan tim yustisi,” ungkap Sudiarkajaya beralasan.

Disisi lain Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Klungkung, I Wayan Parna yang juga hadir dalam pertemuan itu lantas ikut buka suara. Ia awalnya menjelaskan jika pihaknya hanya memiliki kewenangan untuk memberikan rekomendasi penenmpatan zonasi tower sesuai Pergub 18 tahun 2017.

“ Hanya saja, dua pemilik tower itu belum ada datang ke pihaknya untuk mengajukan permohonan rekomendasi pembangunan tower,” beber mantan Kabag Humas Pemkab Klungkung tersebut beralasan.

Menyikapi kondisi tersebut Kepala Ombudsman  RI Perwakilan Bali, Umar Ibnu Alkhatab akan langsung merumuskan beberapa point penting terkait pertemuannya dengan sejumlah OPD di Klungkung. Dirinya menyatakan  rumusan tersebut akan diserahkan ke Bupati untuk segera ditindaklanjuti dengan melakukan perbaikan-perbaikan yang diperlukan.

” Pengawasan yang paling perlu  dari temuan tower bodong itu sudah jelas pengawasan sangat longgar. Sudah tahu pun ada pelanggaran, namun tidak berani ambil langkah karena prosedur dan ujung-ujungnya saling tunggu,” tegas Ibnu Alkhatab sedikit kesal.(Roni)

 

Advertisement

Tinggalkan Komentar...