Kamis, Oktober 29, 2020
Beranda Bali Denpasar Operasi Antik Sukses Besar, Polisi Amankan 20 Pelaku Penyalahgunaan Narkoba

Operasi Antik Sukses Besar, Polisi Amankan 20 Pelaku Penyalahgunaan Narkoba

DENPASAR, balipuspanews.com -Selama 16 hari pelaksanaan Operasi Antik 2020 yang dimulai dari tanggal 22 Januari hingga 6 Februari 2020, Satuan Reserse Narkoba Polresta Denpasar berhasil mengungkap 18 kasus dan membekuk 20 pelaku penyalahguna narkoba. Barang bukti yang disita dari operasi ini adalah sabu sabu, ganja kering, ekstasi hingga botol minuman keras.

Dalam pers rilis yang disampaikan Wakapolresta Denpasar AKBP I Wayan Jiantara, selama Operasi Antik ada lima target kasus dan semuanya terungkap. Selain itu, para pelaku narkoba ini dari kalangan kurir dan pengguna.

“ Kami juga menangkap 15 orang tersangka non TO. Jadi totalnya ada 20 orang tersangka terdiri dari 5 orang bandar maupun kurir dan sisanya sebagai pengguna,” tegas AKBP Jiartana didampingi Kasat Reserse Narkoba AKP Mikael Hutabarat, Senin (10/2/2020).

Diterangkannya, ada 5 orang bandar maupun kurir yang ditangkap dalam Operasi Antik tersebut. Yakni, Iurii Chernov,32, asal Rusia yang berkebun ganja di rumah kontrakannya di Jalan Jaya Sari, Jimbaran. Cheenov diringkus saat bersama kekasihnya Mishel,27. Kemudian tersangka lainnya, yakni Efendy ,38, Arsana,34, Amrulloh,29, dan Vincent,32.

Sedangkan tersangka non TO  yakni Rio,19, Anggi,27, Setiawan,27, Sumerta, 32, Angga,24, Murtado,25, Mustain (38), Yusuf, 34, Wijaya,41, Christianto,35, Yayan,27, Ahmad,24, Andre,41, serta Iwan, 38. Saat rilis, kedua tangan dan kaki diborgol.

“ Dari pengungkapan ini hanya satu orang residivis (Iwan). Motif mereka ini ada yang sindikat, faktor ekonomi dan kecanduan (pemakai),” tambahnya.

Dalam Operasi Antik tersebut, barang bukti yang disita paling banyak sabu seberat 125,7 gram, ekstasi 101 butir, ganja 1.045 gram serta 10 botol miras.

Kemudian, barang bukti minuman beralkohol yang berhasil disita yakni, 10 botol jenis spirit dan wine. Miras ini disita dari cafe yang tidak berijin menjual minuman tersebut. Penjual miras dikenakan Tipiring sesuai yang berlaku di Perda Kabupaten Badung Nomor 1 tahun 2013 tentang Pengendalian dan peredaran minuman beralkohol.

Sementara dalam kasus narkoba, penyidik menjerat para bandar atau kurir pasal yang dikenakan yakni 112 ayat (2) tentang narkotika dengan ancaman penjara paling lama 20 tahun dan denda Rp 8 Milyar. Selain itu, para pemakai dikenakan pasal 111 (1) tentang narkotika dengan ancaman paling lama 12 tahun.(pl/tim/bpn)

- Advertisement -

Mobil Terguling di Renon, Tidak Ada Korban Jiwa

DENPASAR, balipuspanews.com-Mobil Honda HRV terguling di Jalan Cok Agung Tresna Renon, Denpasar, pada Senin (26/10/2020) sore. Meski demikian tidak ada korban jiwa dalam peristiwa...

Usut Praktik Jual Beli Senjata Ilegal ke Separatis Papua

JAKARTA, balipuspanews.com - Praktik jual beli senjata ilegal ke Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua, yang melibatkan oknum anggota Brimob harus diselidiki secara tuntas...
Member of