Operasi Patuh Lempuyang Polresta Denpasar, Penindakan Tilang 1.200, Teguran 2.000 Pemotor

Tercatat, sebanyak 1.200 pengendara motor (pemotor) terkena tilang dalam Operasi Patuh Lempuyang 2020 yang dilaksanakan jajaran Satlantas Polresta Denpasar. 
Tercatat, sebanyak 1.200 pengendara motor (pemotor) terkena tilang dalam Operasi Patuh Lempuyang 2020 yang dilaksanakan jajaran Satlantas Polresta Denpasar. 

DENPASAR, balipuspanews.com – Tercatat, sebanyak 1.200 pengendara motor (pemotor) terkena tilang dalam Operasi Patuh Lempuyang 2020 yang dilaksanakan jajaran Satlantas Polresta Denpasar.

Hal itu dikatakan Kasat Lantas Polresta Denpasar AKP Adi Sulistyo Utomo, pada Jumat (7/8) pagi. Menurutnya, dalam Operasi Patuh tahun ini pihaknya mengedepankan tindakan preemtif dan preventif yakni salah satunya teguran simpatik.

Sehingga, penindakan yang dilakukan dalam operasi tersebut mengalami penurunan drastis, bila dibandingkan dengan operasi tahun sebelumnya.

Diterangkannya, selama pelaksanaan Operasi Patuh yang berlangsung selama 2 pekan, ada dua jenis penindakan yakni tilang dan teguran. Terdiri dari penindakan tilang sebanyak 1.200 dan teguran sebanyak 2.000 pemotor.

“Pelanggaran didominasi pemotor tanpa mengenakan helm,” ungkapnya.

Selain itu, selama operasi berlangsung pihaknya banyak pemotor yang mengenakan masker tapi tidak mengenakan helm.

“Padahal bahaya itu di depan mata. Dengan mengendarai kendaraan, berarti berada dalam bahaya. Untuk terhindar dari bahaya, maka harus berkendara sesuai dengan aturan dan wajib memakai helm,” tegasnya.

Diungkapkannya lagi, operasi Patuh ini sangat signifikan dan dapat menurunkan lakalantas. Penurunan ini terlihat pada bulan Juni terdapat 42 kejadian dan korban meninggal dunia ada 11 orang.

“Sementara pada bulan Juli menurun 32 kejadian dan korban meninggal dunia ada 3 orang,” pungkas AKP Adi.

Penulis : Kontributor Denpasar

Editor : Oka Suryawan