Operasi Yustisi Dipandang Mampu Tingkatkan Kesadaran Warga Tejakula Memakai Masker

BULELENG, balipuspanews.com – Status Kabupaten Buleleng yang sudah masuk zona kuning tidak menyurutkan semangat Tim Yustisi khususnya di Kecamatan Tejakula untuk tetap mengingatkan masyarakat agar tetap menerapkan protokol kesehatan dengan disiplin penuh.

Melalui kegiatan operasi yustisi dan sosialisasi bahaya penyebaran Covid-19 kesadaran masyarakat semakin mengalami peningkatan setiap harinya untuk memakai masker saat beraktivitas diluar rumah.

Terbukti dalam pelaksanaan kali ini Tim Yustisi Kecamatan Tejakula mengadakan operasi di wilayah Desa Penuktukan terlihat minimnya warga yang terjaring operasi yustisi masker dilokasi operasi.

Kapolsek Tejakula AKP Nyoman Adika mewakili Tim Yustisi Kecamatan Tejakula menyampaikan bahwa pihaknya terus berupaya menggelar operasi penegakan protokol kesehatan Covid-19. Dalam Operasi Yustisi yang rutin dilaksanakan ini, meskipun masih ditemukan beberapa warga yang tidak memakai masker namun semakin hari mulai semakin sedikit ditemukan pelanggar.

“Sampai saat ini kepatuhan masyarakat terpantau sebagian besar sudah mematuhi protokol kesehatan terutama menggunakan masker. ” ujarnya, Selasa (24/11/2020).

Bahkan pihaknya melihat dengan terlaksananya operasi yustisi yang digelar secara rutin itu, memang sangat membantu dalam memberikan edukasi terhadap masyarakat untuk selalu menerapkan protokol kesehatan untuk demi kesehatan semua pihak.

“Benar-benar membantu sekali operasi ini, jadi kesadaran mereka menggunakan masker semakin tinggi. Rata-rata setiap desa yang kami lakukan penertiban masker. Paling hanya satu atau dua saja yang melanggar” terangnya.

Tak hanya itu saat pelaksanaan operasi jika ditemukan warga masyarakat yang masih melanggar dan tidak menggunakan masker Ia menyerahkan kepada pihak yang berwenang yang sudah mengemban tugas untuk menindak yakni Satpol PP untuk ditindaklanjuti baik diberi teguran maupun denda.

“Kalau ada yang melanggar ada yang ditindak denda berapa tilang, ada yang membuat pernyataan untuk membayar denda. Namun jika selama 10 hari tidak bisa membayar akan dipanggil untuk membuat pernyataan tidak sanggup membayar denda”tandasnya.

Penulis : Nyoman Darma

Editor : Oka Suryawan