Pelanggar disidang ditempat, bagi yang kurang melengkapi surat-surat kendaraan.
Pelanggar disidang ditempat, bagi yang kurang melengkapi surat-surat kendaraan.

NEGARA, balipuspanews.com- Arus lalulintas di jalan raya jurusan Denpasar-Gilimanuk, Ruas jalan Sudirman, Negara, Selasa (29/10) pagi dialihkan ke jalan Surapati. Setibanya di depan kantor bupati Jembrana semua kendaraan itu dihentikan untuk diperiksa oleh tim gabungan.

Oprasi gabungan yang melibatkan Polres Jembrana, Kodim 1617 Jembrana, Polisi Militer (PM) Satpol PP Pemkab Jembrana, Dinas Perhubungan, Karantina, Kejaksaan dan Pengadilan Negeri (PN) Negara itu memang cukup mengagetkan pengguna jalan.

Mereka yang mnelanggar tidak bisa menghindar karena semua jalur dijaga ketat oleh petugas yang dipantau juga oleh Kapolres Jembrana AKBP Ketut Gede Adi Wibawa Dandim 1617 Jembrana Letkol Kav. Djefri Marsono Hanok.

Semua kendaraan baik sepeda motor, mobil pribadi dan angkutan umum yang melintas dihentikan untuk diperiksa surat-surat dan kelengkapan serta barang yang dimuat. Semua penumpang juga diturunkan untuk diperiksa identitsnya.

Pada oprasi itu juga ditemukan warga sipil yang mengenakan pakaian TNI lengkap dengan atribut. Oleh petugas kemudian diminta untuk dibuka lalu seragam TNI itu diamankan. “Jangan sampai nanti seragam TNI disalahgunakan,” ujar seorang petugas.

Sampai oprasi selesai ada 5 penumpang bus yang tidak membawa identitas, pengendara yang melanggar tanpa SIM 12 orang, tanpa STNK 12 orang dan kelengkapan 1 kendaran. Lalu angkutan tanpa KIR 7 pelanggar serta beberapa pelanggaran lainnya. Mereka yang melanggar langsung disidang ditempat.

“Oprasi gabungan ini selain untuk meminimalisir pelanggaran, lalulintas, administrasi kependudukan, juga untuk mencegah terjadinya barang terlarang atau penyelundupan hewan ke Bali,” ujar Kabag Ops Polres Jembrana, Kompol I Wayan Sinaryasa. (nm/bpn/tim)