Jumat, Juli 19, 2024
BerandaDenpasarOps Bina Waspada, Terhitung 14 September, Bali Masuk Kategori PPKM Level 3

Ops Bina Waspada, Terhitung 14 September, Bali Masuk Kategori PPKM Level 3

DENPASAR, balipuspanews.com – Dalam perkembangan kasus Covid-19 di wilayah Hukum Polresta Denpasar, terhitung tanggal 14 September 2021, Provinsi Bali telah memasuki masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3. Artinya, kegiatan masyarakat baik disektor esensial maupun non esensial sedikit mendapat kelonggaran.

“Ini mencerminkan bahwa ketaatan masyarakat terhadap pelaksanaan protokol kesehatan (prokes) sudah semakin membaik,” ujar Waka Polresta Denpasar AKBP I Wayan Jiartana, saat gelar apel Kesiapan Operasi Bina Waspasa Agung 2021 bertempat di lapangan Mapolresta Denpasar, pada Rabu (15/9/2021) pagi.

Menurutnya, ada 3 hal yang perlu ditekankan kepada personil yang terlibat operasi Bina Waspada yang berlangsung dari tanggal 15 September hingga 26 September, dengan sasaran pembinaan dan penyuluhan masyarakat dalam upaya menanggulangi dampak pandemi Covid-19.

Yakni personel diminta untuk terus menekan penyebaran Covid-19 di wilayah Denpasar dengan menerapkan Tracing, Testing dan Treatment.

“Kepada para Kapolsek jajaran agar membantu pimpinan dan pemerintah untuk mengecek masyarakat yang akan dilakukan tracing. Setiap ada data terkonfirmasi positif agar segera ditindaklanjuti.Tempat Isoter diwilayah kita cukup memadai dan keterisian baru 30%,” ujarnya.

BACA :  MoU Iluni UI Sumsel dan NU Circle, Pemerintahan Prabowo-Gibran Diharapkan Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan Nasional dan Kompetensi Anak Indonesia

Kedua, dalam hal pelaksanaan vaksin. Menurutnya, Polresta Denpasar dalam melaksanakan kegiatan vaksinasi angkanya cukup stabil. Sehingga ia mengucapkan terimakasih kepada tenaga kesehatan (nakes) yang sudah bekerja maksimal.

“Saya ucapkan terima kasih kepada para Nakes dan operator pendukungnya yang sudah bekerja maksimal. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat kita masih banyak yang belum vaksin,” beber AKBP Jiartana.

Ketiga, dalam hal penggunaan aplikasi Peduli Lindungi. Perwira melati dua dipundak itu menegaskan bahwa saat ini pemerintah menggalakkan aplikasi ini bertujuan untuk mendeteksi penyebaran Covid-19. Sebab dengan diaplikasi tersebut dapat mendeteksi lokasi keberadaan orang.

Dan, juga untuk mendeteksi lokasi yang akan dikunjungi apakah berada di zona merah, orange atau hijau.

“Aplikasi ini juga berfungsi sebagai sertifikasi perjalanan kita apabila kita hendak memasuki area publik,” bebernya.

Pada kesempatan itu, AKBP Jiartana mengajak kepada semua personil Polresta Denpasar agar turut membantu kegiatan operasi ini agar berjalan lancar sesuai fungsi masing-masing dalam memerangi penyebaran Covid-19.

“Galang potensi masyarakat untuk bersama-sama melaksanakan kegiatan ini,” pintanya.

BACA :  Sopir Truk Dikenakan Tilang Gegara Truknya Mogok di Tanjakan Goa Gong

Penulis : Kontributor Denpasar 

Editor : Oka Suryawan

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -

Most Popular