Bupati Giri Prasta bersama Wabup Suiasa menerima Tim pendampingan dari KemenPANRB, UNDP dan the KOICA, di Puspem Badung, Kamis (1/8).
Bupati Giri Prasta bersama Wabup Suiasa menerima Tim pendampingan dari KemenPANRB, UNDP dan the KOICA, di Puspem Badung, Kamis (1/8).
sewa motor matic murah dibali

BADUNG, Balipuspanews.com – Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta bersama Wabup. I Ketut Suiasa menerima Tim pendampingan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB), United Nations Development Programme (UNDP) dan the Korea International Cooperation Agency (KOICA), di Puspem Badung, Kamis (1/8).

Kegiatan ini dalam rangka mengoptimalkan bantuan teknis pengelolaan Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N) – Layanan Aspirasi Pengaduan Online Rakyat (LAPOR).

Dari KemenPAN RB hadir Asisten Penyusunan Kebijakan dan Sistem Informasi Manajemen Pelayanan Publik KemenPAN RB, Muhammad Imanuddin, Kepala Unit Demokrasi Pemerintahan dan Penanggulangan Kemiskinan UNDP, Sioprianus Bate Soro dan Kepala Perwakilan KOICA di Indonesia, Mrs. Kim Song Joo.

Bupati Giri Prasta sangat mengapresiasi dan berterima kasih atas pendampingan dan bantuan dari KemenPAN RB, UNDP dan KOICA dari Korea Selatan terkait dengan SP4N-LAPOR di Badung.

“Kami atas nama pemerintah dan masyarakat Badung berterima kasih kepada KemenPAN RB, UNDP termasuk Pemerintah Korea Selatan atas pendampingannya hingga 2022 nanti. Dengan pendampingan ini kami badung ingin menjadi salah satu role model di Indonesia,” jelas Bupati.

Lanjut dikatakan, kaitannya dengan smart city, Badung sudah memiliki Badung Command Center, temasuk wifi gratis di seluruh badung dan telah dicanangkan pula Desa Digital.

“Ini kami lakukan untuk mengikuti teknologi dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” tambahnya.

Terkait dengan SP4N-LAPOR, Inspektur Badung Ni Luh Suryaniti dan Kadiskominfo Badung I Wayan Weda Dharmaja melaporkan, bahwa secara prinsip Pemkab Badung siap melaksanakan SP4N-LAPOR. Di Badung, sistem ini telah mulai diterapkan tahun 2017 dan sudah terhubung dengan Sistem KemenPAN RB. Dijelaskan, hingga Juli 2019, Badung mengelola 76 pengaduan masyarakat melalui sistem ini dan semua sudah dapat ditindaklanjuti.

“Pelaksanaan teknis SP4N-LAPOR di Daerah, kami berkoordinasi antara Inspektorat, Kominfo dan Humas,” kata Suryaniti.

Sistem ini juga didukung akses internet kabupaten badung (Aksi) dengan 1.074 akses poin dari 900 lebih titik pelayanan wifi gratis tanpa password se-Badung.

“Sistem ini untuk mempermudah masyarakat menyampaikan inspirasi dan pengaduan,” tambah Weda Dharmaja. Pihaknya juga telah membangun aplikasi Sistem Informasi Pengaduan Masyarakat (Sidumas), saat ini masih dalam proses percobaan.

Muhammad Imanuddin menjelaskan, kedatangan Tim ini tujuannya, pertama ingin menjelaskan kepada Pemkab Badung apa yang dimaksud dengan bantuan teknis yang diberikan oleh Pemerintah Korea kepada beberapa pemerintah di Indonesia sebagai pilot projek termasuk Kabupaten Badung. Kedua, pihaknya ingin memastikan keseapan dari Pemkab. Badung dalam menerima bantuan teknis ini.

“Setelah kami mendapat informasi, kami akan laporkan kepada Bapak Menteri. Pada tanggal 24 September 2019 kami mengundang bapak Bupati ke Jakarta untuk melakukan komitmen bersama dengan bapak Menteri,” imbuhnya.

Dari penjelasan perangkat daerah terkait, Ia melihat Badung dari segala sisi sudah sangat siap baik kesiapan SDM, Sistem dan Prosedur SOP. “Ini akan memudahkan cara kerja dan kerjasama kita dengan Badung,” terangnya.

(cita/bpn/tim)