Orang Tua Siswa Harapkan Pembelajaran Tatap Muka Berlangsung 100 Persen

Pelaksanaan PTM di Gianyar hanya melibatkan 50 persen siswa yang belajar secara bergiliran
Pelaksanaan PTM di Gianyar hanya melibatkan 50 persen siswa yang belajar secara bergiliran

GIANYAR, balipuspanews.com – Beberapa orang tua siswa sangat berharap pembelajaran tatap muka (PTM) bisa dilaksanakan 100 persen. Orang tua siswa menilai kebijakan PTN 50 persen dinilai memberatkan orang tua siswa ketika melakukan penjemputan putra-putri mereka.

“Serba nanggung, pagi antar anak, jam 10 jemput, sambil antar, lalu siangnya jemput lagi. Saya tidak bisa kerja,” jelas salah satu orang tua siswa yang enggan disebutkan namanya, Rabu (27/10/2021).

Dijelaskan orang tua siswa juga, saat ini angkutan siswa gratis belum beroperasi, sehingga antar jemput putra-putri orang tua menjadi beban. Mengingat sebagian dari ortu siswa ada yang memiliki dua sampai tiga anak sekolah.

“Harapan kami, bisa 100 persen pembelajaran tatap muka, sehingga bisa antar pagi dan jemput siangnya,” harapnya.

Sedangkan bila siswa SMP membawa kendaraan ke sekolah, tidak memenuhi syarat karena tidak bisa mendapatkan SIM.

Kadisdik Gianyar, Made Suradnya menyebutkan Gianyar selalu siap untuk pembelajaran tatap muka 100 persen.

“Ini kebijakannya datang dari pusat, dan seluruh sekolah menaati. Jadi tidak bisa sendiri-sendiri laksanakan pembelajaran tatap muka 100 persen,” jelasnya.

Disebutkan secara nasional belum ada sekolah yang melaksanakan pembelajaran tatap muka 100 persen, walau kondisi daerah sudah level 2 dan level 1.

“Apapaun kebijakan pusat mesti ditaati, tidak bisa sektoral. Kalaupun diminta 100 persen, begitu ada edaran, Gianyar siap melaksanakan,” terangnya.

Dijelaskan pula, dari evaluasi yang dilaksanakan selama pembelajaran tatap muka yang sudah berlangsung, di Gianyar belum ditemukan adanya kasus siswa positif Covid-19.

“Sampai saat ini belum ada kasus, selain itu Prokes di tiap sekolah sudah berjalan dengan ketat,” tambahnya.

Ketika ditanya soal angkutan siswa gratis, Made Suradnya menjelaskan bahwa operator angkutan siswa gratis ada di Dinas Perhubungan.

Penulis : Ketut Catur

Editor : Oka Suryawan