Polisi sedang melakukan evakuasi penemuan orok di areal Imam Bonjol
Polisi sedang melakukan evakuasi penemuan orok di areal Imam Bonjol

DENPASAR, balipuspanews.com- Buang orok seakan menjadi hal yang biasa terjadi di Denpasar. Jika sebelumnya, orok tanpa kepala ditemukan di Sungai Ayung Jalan Cekomaria Denpasar Utara. Kini, orok mengegerkan warga Jalan Imam Bonjol wilayaj banjar Buagan Desa Pemecutan Kelod Denpasar Barat.

Peristiwa tersebut diketahui Senin (20/1/2020) sekitar pukul 08.15 Wita, setelah petugas Pekerja Umum (PU) Kota Denpasar yang sedang membersihkan sungai  dikagetkan penemuan jasad orok yang sangkut di jaring sampah.

Tiga saksi pekerja PU Kota Denpasar yang bertugas saat itu yakni I Made Sudiarsa, 22, Made Kusuma Jaya,31, Andi Martana, 24.

“ Ketiga saksi ditugaskan membersihkan sungai di Jalan Imam Bonjol Br. Buagan Desa Pemecutan Kelod Denpasar Barat, ujar Kanitreskrim Polsek Denpasar Barat Iptu Aji Yoga Sekar.

Menurut saksi I Made Sudiarsa, saksi seperti biasa akan membersihkan jaring sampah yang ada di bantaran sungai. Saksi kemudian turun ke sungai dan melihat ada tas gendong yg berwarna hitam. Saksi pun penasaran dan memanggil rekan-rekannya. Selanjutnya tas gendong itu dibuka.

“ Setelah tas gendong dibuka mereka kaget isinya orok sudah meninggal,” ujar Kanitreskrim Polsek Denpasar Barat Iptu Aji Yoga Sekar. Para saksi lalu melaporkannya ke mandor PU dan dilanjutkan menghubungi Polisi.

Iptu Yoga mengatakan pihaknya masih menyelidiki pembuangan orok di bantaran sungai tersebut. Diduga kuat, pelaku yang membuang orok adalah pelaku yang tidak ingin aibnya terbongkar.
“ Kami masih menyelidiki kasus ini,” ungkapnya.(pl/tim/bpn)