Minggu, Juli 21, 2024
BerandaJembranaOven Kopra dan Ruko Terbakar Saat Nyepi

Oven Kopra dan Ruko Terbakar Saat Nyepi

NEGARA, balipuspanews.com – Dua warga Jembrana mengalami musibah kebakaran saat pelaksanaan Hari Raya Nyepi. Keduanya adalah warga Banjar Melaya Krajan, Kecamatan Melaya dan warga Lingkungan Pendem, Kecamatan Jembrana.

Musibah kebakaran pertama terjadi pada Minggu (24/3/2021) sekitar pukul 10.00 WITA. Api melalap tempat pengovenan kopra berukuran 2 x 2,5 meter di Banjar Melaya Krajan, Desa Melaya milik AM,25. Api yang melalap oven kopra itu diketahui pertama oleh LA,32, yang saat itu sedang berada di teras rumahnya sekitar lima meter dari TKP.

Saat sedang duduk-duduk itu dia melihat kepulan asap yang berasal dari tempat pengovenan kopra. Setelah di cek terlihat api sudah menjalar di lokasi pengovenan. L lalu berteriak minta bantuan kepada tetangga dan warga sekitarnya untuk memadamkan api.

Satu jam kemudian api berhasil dipadamkan dengan menggunakan alat seadanya. Tidak lama kemudian empat unit mobil pemadam kebakaran Kabupaten Jembrana tiba di TKP, dan melakukan penyiraman sisa-sisa kebakaran.

“Kebakaran itu diduga berasal dari api yang dari bara api sisa pembakaran sebelumnya, yang membesar sehingga api melahap tempat pengovenan kopra tersebut. Akibat kebakaran itu selain oven juga kopra basah kurang lebih tiga ribu butir terbakar dengan kerugian Rp5 juta,” ujar Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Yogie Pramagita.

BACA :  Buruh Proyek Gasak Motor Scoopy di Pinggir Jalan

Kebakaran kedua terjadi pada Senin (15/3/2021) dinihari. Api yang melalap Ruko berukuran 7,5 X 5 meter di jalan Jalak Putih, Kelurahan Pendem itu diketahui sekitar pukul 01.00 WITA.

Awalnya pemilik Ruko IMRP,61, kaget mendengar seperti suara api yang dikira mau ngembak geni. Lalu P keluar rumah dan melihat api sudah membumbung diatas Ruko miliknya. Melihat Ruko miliknya terbakar, P Lalu memanggil istrinya NMM,60.

Mereka lalu berteriak minta tolong dan datang para tetangga serta anggota TNI dari kompi Raider lalu berusaha memadamkan api, petugas pemadam kebakaran yang dihubungi datang kemudian berusaha memadamkan api.

“Penyebab kebakaran diduga karena korsleting listrik pada kulkas dengan kerugian sekitar Rp100 juta,” ujar Kanit Reskrim Polsek Kota Negara Iptu Putu Suparta.

Penulis/Editor : Anom/Oka Suryawan

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -

Most Popular