Senin, Juni 24, 2024
BerandaDenpasarOverstay, Bule Belanda Dideportasi Imigrasi

Overstay, Bule Belanda Dideportasi Imigrasi

DENPASAR, balipuspanews.com – Seorang turis asal Belanda berinisial FHS,40, masuk ke Indonesia menggunakan Visa On Arrival (VoA) yang berlaku selama 30 hari. Namun turis perempuan tersebut diketahui telah overstay selama 131 hari sejak habis masa berlakunya VoA. Lantaran pelanggaran tersebut, pihak Imigrasi mendeportasi FHS ke negaranya, pada Rabu (15/5/2024).

“Turis asal Belanda berinisial FHS telah melanggar Pasal 78 Ayat (3) Undang – Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian,” beber Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Bali, Pramella Y. Pasaribu, dalam keterangan persnya, Kamis (16/5/2024).

Dijelaskannya, pendeportasian terhadap FHS dikawal 3 personel dari Rudenim Denpasar. Ia diberangkatkan dengan menggunakan pesawat Qatar Airways dengan nomor penerbangan QR-965 rute (DPS) Denpasar – (DOH) Doha yang lepas landas pada pukul 09.55 WITA, dan dilanjutkan dengan nomor penerbangan QR-273 tujuan (DOH) Doha – (AMS) Amsterdam terbang pada waktu setempat.

Pramella Pasaribu mengapresiasi pihak Rudenim Denpasar dalam menjalankan tugasnya dengan tegas untuk menegakkan hukum di Imigrasi. Menurutnya, deportasi ini tidak hanya sebagai hukuman, tapi juga sebagai peringatan bagi WNA lainnya untuk mematuhi aturan hukum Imigrasi di wilayah Indonesia, khususnya di Bali.

BACA :  Buka Olympic Day di GBK, Ketua DPD RI Bakar Semangat Atlet untuk Olimpiade 2024 Paris

Pramella juga menyebutkan bahwa Sesuai Pasal 102 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian, penangkalan dapat dilakukan paling lama enam bulan dan setiap kali dapat diperpanjang paling lama enam bulan.

“Namun demikian keputusan penangkalan lebih lanjut akan diputuskan Direktorat Jenderal Imigrasi dengan melihat dan mempertimbangkan seluruh kasusnya,” imbuhnya.

Penulis: Kontributor Denpasar

Editor: Oka Suryawan 

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -

Most Popular