Sabtu, Juli 20, 2024
BerandaKarangasemP-21, Oknum Wali Kelas Cabul Serta Barang Bukti Diserahkan ke JPU

P-21, Oknum Wali Kelas Cabul Serta Barang Bukti Diserahkan ke JPU

KARANGASEM, balipuspanews.com – Kasus dugaan pencabulan siswa SD di Karangasem oleh oknum wali kelas memasuki babak baru. Tim penyidik Polres Karangasem akhirnya menyerahkan berkas tahap II tersangka MSA berikut barang bukti (BB) kepada jaksa penuntut umun (JPU) Kejari Karangasem.

Kasi Intel Kejaksaan Negeri Karangasem, Komang Ugra Jagiwirata dikonfirmasi membenarkan penyerahan tersebut. Ia mengatakan, penyerahan tahap II dilaksanakan Kamis (12/10/2023) meliputi penyerahan tersangka dan barang bukti yang diterima oleh JPU Kejari Karangasem.

“Ya, JPU menerima penyerahan tersangka dan barang bukti (Tahap II) dari Penyidik Polres Karangasem dalam Perkara Tindak Pidana Pencabulan Terhadap Anak atas nama tersangka “IMSA”. Tersangka langsung ditahan di lapas,” ujarnya.

Untuk diketahui, dalam kasus ini tersangka disangkakan melanggar Pasal 82 ayat (1) dan (2) Jo. Pasal 76E Undang-Undang RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Perppu Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Menjadi Undang-Undang.

Sebelumnya, tim penyidik Polres Karangasem menetapkan MSA sebagai tersangka pada Kamis (20/7/2023) setelah dua kali mangkir dari panggilan polisi karena alasan kesehatan.

BACA :  Beras CPP Kembali Disalurkan kepada Belasan Ribu KPM 

Saat itu, penetapan sebagai tersangka dilakukan berdasarkan bukti-bukti dan hasil visum terhadap korban yang menunjukkan adanya bekas memar di dada serta bekas benda tumpul pada kemaluan korban.

Seperti diberitakan, saat dimintai keterangan oleh pihak kepolisian terduga pelaku sempat menyangkal melakukan aksi tak senonoh mencium hingga meraba seperti laporan dari orang tua korban tersebut. Kepada polisi yang bersangkutan mengaku hanya bertemu dengan korban untuk ngobrol sekitar pukul 22.00 WITA di suatu tempat wilayah Karangasem.

Sementara kasus dugaan pelecehan ini dilaporkan oleh orang tua korban ke Polres Karangasem tepat satu bulan yang lalu yaitu pada Jumat (16/6/2023). Dimana dugaan pelecehan terhadap korban yang masih duduk dibangku SD kelas VI itu terjadi pada Kamis (15/7/2023) malam.

Penulis: Gede Suartawan

Editor: Oka Suryawan 

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -

Most Popular