Pura Luhur Besikalung
Bertepatan dengan hari suci Pagerwesi yang jatuh pada rahina Buda Keliwon wuku Shinta, Rabu (15/5) besok, akan berlangsung karya pujawali di Pura Luhur Besikalung.
sewa motor matic murah dibali

TABANAN, Balipuspanews.com – Bertepatan dengan hari suci Pagerwesi yang jatuh pada rahina Buda Keliwon wuku Shinta, Rabu (15/5) besok, akan berlangsung karya pujawali di Pura Luhur Besikalung. Pura yang termasuk salah satu Jajar Kemiri Pura Luhur Batukaru ini berlokasi di Desa Babahan, Kecamatan Penebel, Tabanan.

Ketua panitia karya pujawali Pura Luhur Besikalung Dr. I Nengah Seriawan, S.Ag.,M.Si., Selasa (14/5) mengatakan serangkaian nyanggra karya pujawali ini telah dilakukan berbagai prosesi. Diawali dengan prosesi Ngungkab Lawang dan Matur Piuning yang berlangsung pada rahina Anggara Kasih Dukut, Selasa (30/4) lalu.

“Berbagai prosesi dan persiapan nyanggra pujawali sedang kami lakukan hingga hari ini, sehari menjelang puncak karya pujawali Ida Bethara,” sebutnya.

Ia menjelaskan, adapun prosesi ataupun rangkaian nyanggra pujawali sehari menjelang puncak pujawali atau pada rahina Anggara Wage wuku Sinta, Selasa (14/5) hari ini sebagai berikut. Pagi hari berlangsung prosesi nunas tirta dan metanding serta nyoroh banten catur. Sore hari sekitar pukul 15:00 WITA digelar prosesi ngias ampilan, ngulap ambe, ngadegan dan ngaturang guru piduka.

Sementara pada puncak pujawali sendiri (besok) prosesi akan berlangsung sejak pagi hari. Diawali dengan membuat olahan upakara dan nyanggra pemedek (umat). Selanjutnya digelar prosesi nedunang pralingga Ida Bethara pada sekitar pukul satu siang.

Berikutnya digelar prosesi pecaruan/ penyapsap, mendak Ida Bethara dan ngiring Ida Bethara mesucian ke beji Saren Kauh. Usai ngiring Ida Bethara masucian, dilanjutkan dengan ngaturang datengan serta wewalen. Seperti tari rejang dewa, rejang renteng dan tari baris gede.

“Prosesi nganteb pujawali akan berlangsung pada pukul delapan malam,” jelasnya.

Setelah nganteb pujawali usai, pada puncak pujawali ini juga digelar berbagai prosesi lainnya. Seperti meedan atau murwa daksina, nuur atau nyanjan, makincang-kincung dan mabyasa hingga seluruh rangkaian prosesi puncak karya pujawali usai.

“Pasca pujawali Ida Bethara katurang nyejer selama tiga hari dan katurang masineb pada rahina Saniscara Pon wuku Sinta, Sabtu (18/5) tengah malam,” pungkasnya.

Dipastikan ribuan umat sedharma dari berbagai pelosok Bali akan tangkil melakukan persembahyangan serangkaian karya pujawali di Pura Luhur Besikalung ini. Untuk menuju lokasi pura ini, dari kota Tabanan perjalanan kearah utara menuju pasar Penebel. Perjalanan dilanjutkan kearah utara hingga memasuki Desa Babahan dan bertemu Banjar Utu. Disini belok kiri dan untuk menuju lokasi pura perjalanan ditempuh sekitar setengah kilo lagi.

Suasana menuju pura dari sangat asri dengan kondisi alam yang masih alami. Pura ini sendiri berada ditengah hutan dan dengan pelinggih utama yang masih bernuansa kuno menjadikan pura ini terkesan sangat bertaksu dan menjanjikan kenyamanan jiwa bagi setiap pemedek. *rah

Tinggalkan Komentar...