BADUNG, balipuspanews.com – ZIN Canggu menghadirkan ROOTED, sebuah pameran seni imersif yang memadukan seni kontemporer dan bonsai dalam satu pengalaman yang mengajak pengunjung mengeksplorasi hubungan antara alam, kreativitas, dan kehidupan. Pameran yang berlangsung sepanjang Juli 2026 ini digelar di ZIN Cafe, Canggu.
Diselenggarakan di kawasan ZIN Cafe, ROOTED menjadi salah satu agenda seni di Canggu yang menawarkan pengalaman berbeda bagi pecinta seni, wisatawan, maupun masyarakat lokal yang ingin menikmati sisi kreatif Bali dalam suasana hangat dan inspiratif.
Terinspirasi oleh ketangguhan alam yang tumbuh dalam keheningan, ROOTED merefleksikan perjalanan kehidupan layaknya benih kecil yang berakar di dalam tanah sebelum bertumbuh menjadi sesuatu yang lebih besar.
Setiap proses pertumbuhan membutuhkan waktu, kesabaran, dan keseimbangan. Nilai-nilai tersebut juga tercermin dalam seni bonsai maupun perjalanan hidup manusia.
Melalui perpaduan karya seni visual, bonsai, dan instalasi yang dikurasi secara khusus, ROOTED mengajak pengunjung memperlambat langkah sejenak, mengapresiasi setiap proses, serta menemukan kembali keterhubungan antara manusia, alam, dan kreativitas.
Pameran ini menghadirkan karya dari Jefa, Bonsai D’Uma, Kendisan, dan Naken Wijaya yang masing-masing menyuguhkan interpretasi unik mengenai identitas, transformasi, dan harmoni kehidupan melalui medium yang berbeda.
Lebih dari sekadar pameran seni, ROOTED merupakan bagian dari komitmen ZIN Group dalam menghadirkan ruang yang mempertemukan seni, komunitas, kuliner, dan gaya hidup.
Berlokasi di ZIN Cafe, pengunjung dapat menikmati karya seni sambil bersantai dengan pilihan kopi spesial, hidangan sepanjang hari (all-day dining), serta suasana tropis khas Canggu.
Pengalaman tersebut semakin lengkap dengan hadirnya Heven & Sin, restoran terbaru dari ZIN Group yang mengusung konsep elevated dining dengan panorama rooftop menghadap kawasan Canggu. Restoran ini menawarkan perpaduan hidangan berkualitas, koktail khas, serta suasana matahari terbenam yang ikonik.
General Manager ZIN Canggu Resort & Villas, Boyke Sanjaya, mengatakan ROOTED hadir sebagai wadah yang mempertemukan dua bentuk seni yang sama-sama berkembang, yakni seni bonsai dan seni lukis. Menurutnya, keduanya memiliki kesamaan karena lahir dari proses panjang, kesabaran, dan kreativitas.
“Tujuan acara ini adalah menggabungkan seni bonsai dan seni lukisan yang memang sedang berkembang pesat di sini. Kami sebagai industri hospitality ingin mewadahi seni-seni yang ada. Bonsai membutuhkan waktu yang panjang untuk menjadi indah, begitu juga lukisan yang lahir dari ide dan proses kreatif. Kami ingin menggabungkan semuanya sesuai konsep Tri Hita Karana, yakni keharmonisan antara manusia, alam, dan kehidupan,” ujar Boyke.

Ia menjelaskan, selama pameran berlangsung pihaknya menampilkan 10 bonsai unggulan atau masterpiece yang ditempatkan di sejumlah titik kawasan resort. Koleksi tersebut berasal dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk Bali, serta dari luar negeri.
“Untuk bonsai, kami menampilkan 10 masterpiece yang kami sebar di beberapa titik resort. Bonsainya beragam, ada yang berasal dari Bali, luar Bali, bahkan ada yang dari luar negeri seperti Taiwan dan negara lainnya,” katanya.
Menurut Boyke, ROOTED tidak hanya menjadi ajang pameran seni, tetapi juga menghadirkan pengalaman yang menggabungkan seni, kuliner, dan gaya hidup dalam satu destinasi.
Ia berharap kegiatan ini mampu memberikan pengalaman berbeda bagi tamu yang menginap maupun masyarakat yang berkunjung ke ZIN Canggu Resort & Villas.
“Harapan kami, tamu yang menginap di sini tidak hanya mendapatkan pengalaman menginap, tetapi juga mengenal seni yang ada di Indonesia, khususnya di Bali. Mereka bisa melihat karya para seniman lokal dan bonsai yang unik sehingga memiliki pengalaman dan cerita yang bisa dibawa pulang,” ujarnya.
Melalui ROOTED, ZIN Group ingin menghadirkan ruang kolaboratif bagi seniman, komunitas kreatif, wisatawan, dan masyarakat untuk berkumpul, berbagi inspirasi, serta merayakan kreativitas yang tumbuh dari akar yang sama, yakni hubungan antara manusia, alam, dan kehidupan.
Opening Reception akan digelar pada Sabtu, 11 Juli 2026, mulai pukul 16.00 WITA, sedangkan pameran berlangsung hingga 31 Juli 2026 dan terbuka untuk umum.
Pameran ini menjadi pilihan menarik bagi masyarakat maupun wisatawan yang ingin menikmati pengalaman yang memadukan seni, kuliner, dan gaya hidup dalam satu destinasi di Canggu.
Penulis : Kadek Adnyana
Editor : Oka Suryawan




